Berita Banjarbaru

Honor Panwas Ad Hoc Akan Diberikan Tambahan, Begini Penjelasan Ketua Bawaslu RI

Jika tidak aral, honor untuk pengawas Ad Hoc (sementara) di tingkat Kecamatan dan Desa akan ditambah pada 2020 nantinya.

Honor Panwas Ad Hoc Akan Diberikan Tambahan, Begini Penjelasan Ketua Bawaslu RI
banjarmasininpost.co.id/ nurholis huda
Ketua Bawaslu RI, Abhan menghadiri acara di Bawaslu Kalsel di Banjarbaru (2).jpg 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jika tidak aral, honor untuk pengawas Ad Hoc (sementara) di tingkat Kecamatan dan Desa akan ditambah pada 2020 nantinya.

Di mana, honor Panwascam pada Pilpres dan Pileg 2019 tadi untuk ketua dari Rp1.250.000 bakal dinaikkan menjadi Rp2,5 juta. Sedangkan untuk anggotanya, sebelumnya Rp1 juta menjadi Rp2.250.000.

Usulan kenaikan honor ini diajukan ke pusat meminta persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Ketua Bawaslu RI, Abhan, Selasa (2/7/2019) membenarkan soal pengajuan itu. Namun pihaknya tidak menjanjikan yang tinggi sebab ada standarnya.

"Ada standar dari Kemenkeu, jadi kita tidak bisa minta setinggi-tingginya juga," kata Abhan di sela acara
Rapat Koordinasi Mekanisme Penyusunan Laporan Akhir Hasil Pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Fave Hotel Banjarbaru, Selasa (2/7/2019).

Dikatakan Abhan, bagaimana hasilnya, nanti akan dibahas di TPAD masing-masing pemerintah yang daerahnya menggelar Pilkada.

Dikatakan Abhan Saat ini kawan di daerah sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing, untuk penyusunan anggaran.

Baca: Reza Kembali Raih Tiket KDI, Kamis Berangkat ke Jakarta

Baca: NEWSVIDEO : 34 Kapal Wisata Dilibatkan Dalam Parade Jukung Hias Peringatan Harganas XXVI di Kalsel

Baca: TNI Ganti Atap Daun Rumahnya, Begini Reaksi Sarudi

Baca: Frans Sinatra Puas Martapura FC Menang, Adik Wakil Bupati Banjar Guyurkan Bonus

Nah di Kalsel, menurut Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah untuk rencana anggaran Pilgub 2020 mengajukan

Rp 130 miliar namun disetujui Kesbangpol Kalsel baru Rp60 miliar.

"Rp 60 miliar itu setelah terkoreksi. Tapi kalau nanti kenaikan honor pengawas Ad Hoc disetujui Kemenkeu, anggaran harus ditambah dan diajukan pula ke Pemda setempat," kata Erna Kaspyiah.

Dikatakan Erna, jika nanti Kemenkeu menyetujui kenaikan honor Pengawas Ad Hoc, maka anggaran Bawaslu kurang sekitar Rp30 miliar. Sebab, kalau dihitung-hitung Rp60 miliar itu untuk honor saja. Kalau untuk kegiatan Rp30 Miliar an.

Menurutnya, Bawaslu RI meminta honor para pengawas Ad Hoc naik karena mlihat beban pekerjaan para Panwascam. "Salah satu alasanya bisa melihat saat Pilpres dan Pileg tadi, aktivitas mereka cukup tinggi. Jadi, kenaikan honor sesuai beban kerja mereka," tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved