Kebakaran Lahan

Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan, BPBD Kota Banjarbaru Maksimalkan Keberadaan Relawan

ANTISIPASI dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Banjarbaru terus dilakukan.

Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan, BPBD Kota Banjarbaru Maksimalkan Keberadaan Relawan
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Selasa (02/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - ANTISIPASI dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Banjarbaru terus dilakukan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru akan memaksimalkan keberadaan para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA).

Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Suriannor Akhmad mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BPBD provinsi dengan baik.

"Kita juga sudah siap siaga terkait dengan Karhutla di wilayah Kota Banjarbaru meski dengan keterbatasan perlengkapan," katanya, Senin, (1/7).

Baca: Kemarau, Ancaman Karhutla Mulai Terjadi, Api Melumat 1,5 Hektare Lahandi Kabupaten ini

Baca: Pria Jombang Ini Curi Obat HIV Senilai Rp 75 Juta, Gara-gara Diputus Cinta Pasangan Gay-nya

Baca: Putus? Elvia Cerolline Unfollow Billy Syahputra Dibongkar Uya Kuya, Sempat Akui Ini ke Raffi Ahmad

Baca: Perangai Barbie Kumalasari Dibongkar Mantan Suami Pasca Galih Ginanjar Lecehkan Fairuz A Rafiq

Dengan kemampuan terbatas itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla dan memaksimalkan para relawan.

"MPA yang sudah dibentuk ada di delapan kelurahan yang terbagi di empat kecamatan. Satu MPA di Kecamatan Cempaka, empat MPA ada di Kecamatan Landasanulin dan tiga MPA di Kecamatan Lianganggang," katanya, Senin, (1/7).

Masing-masing MPA ada lima anggota, namun karena antusias para masyarakat bergabung di MPA jumlahnya bisa mencapai 15 anggota.

Untuk delapan kelurahan terdiri atas Sungai Tiung, Syamsudin Noor, Guntung Payung, Guntung Manggis, Landasan Ulin Timur, Landasan Ulin Utara, Landasan Ulin Selatan serta Landasan Ulin Tengah.

Untuk MPA juga sudah dilengkapi dengan satu unit kendaraan roda tiga.

Satu buah tandon air, seragam, serta satu unit mesin portable untuk menyemprotkan air.

"Para MPA juga dilatih dan membekali mereka dengan teknik penanggulangan kebencanaan. Sehingga saat ada Karhutla bisa langsung ditangani dengan cepat," katanya.

Untuk pendirian posko khusus dari BPBD Banjarbaru akan dilakukan pada pertengahan Juli ini.

Pihaknya juga akan melakukan pemantauan di kawasan yang rawan karhutla seperti di wilayah Landasan Ulin, Liang Anggang dan sebagian di Cempaka.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved