Kriminalitas Tanahlaut

Nafsu Membuat IS Tega Melakukan Perbuatan Bejat ini ke Putri Kandungnya

Peristiwa berawal saat sedang tiduran di ruang tamu sembari mennonton TV, tubuh Putri (16) – bukan nama sebenarnya-- langsung dipeluk

Nafsu Membuat IS Tega Melakukan Perbuatan Bejat ini ke Putri Kandungnya
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Tersangka pelecehan seksual terhadap anak kandung, IS (baju hitam) didampingi Kapolsek Tambangulang, IPTU Syarwani di Polsek Tambangulang, Senin (1_7_2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tidak asusila dengan korban anak kandung sendiri terjadi di Tanahlaut.

Peristiwa berawal saat sedang tiduran di ruang tamu sembari mennonton TV, tubuh Putri (16) – bukan nama sebenarnya-- langsung dipeluk oleh ayah kandung, inisial IS (48).

Namun pelukan itu bukan bentuk kasih sayang kepada sang anak.

Melainkan saat itu, menurut pengakuan IS, ia tiba-tiba memiliki hasrat menyetubuhi putrinya sendiri.

Tubuh Putri pun digerayangi sang ayah, Minggu (30/6).

Berawal dari pelukan itu pula, IS secara paksa melepas celana anaknya, yang menyebabkan Putri setengah telanjang.

Baca: Saksi Mendengar Teriakan Minta Tolong, Tak Lama Pelaku Keluar dengan Kapak Berlumur Darah

Baca: Kebingungan Ashanty Digugat Rp 9,4 Miliar oleh Rekan Bisnisnya, Istri Anang Hermansyah Sebut Ini

Baca: Putus? Elvia Cerolline Unfollow Billy Syahputra Dibongkar Uya Kuya, Sempat Akui Ini ke Raffi Ahmad

Baca: Aksi Penyamaran Anggota Satresnarkoba Polres HSU Ungkap Peredaran Sabu di Amuntai Tengah

Hingga akhirnya terjadilah pemerkosaan meski perlawanan sempat dilakukan oleh Putri.

lang, IS kini mendekam di sel tahanan Polsek Tambangulang atas tindakannya melakukan hubungan intim secara paksa terhadap sang anak.

"Awal mulanya dia (Putri) saya marahi. Kemudian dia minta maaf dan memeluknya. Setelah dipeluk itu, kemudian muncul hasrat tersebut," cerita IS saat ditemui di Polsek Tambangulang, Senin (1/7).

Ia mengaku khilaf atas kejadian itu.

Tanpa memikirkan bagaimana masa depan sang anak.

IS juga mengakui, kalau ini pertama kalinya ia melakukan pelecehan seksual kepada anak perempuannya.

Bahkan pascakejadian tersebut, IS mengaku menyesal.

Didampingi oleh Kapolsek Tambangulang, Iptu Syarwani, IS menjelaskan kronologi kejadian pelecehan seksual yang ia lakukan.
Tangan IS pun berhias borgol dan kini menjadi tahanan di Polsek Tambangulang.

Kisah tragis ini terungkap saat korban menceritakan pengalaman buruk yang dialami kepada bibinya.

Kaget mendengar kisah tersebut, bibi korban kemudian mengisahkan ke ibu korban, hingga kemudian ada laporan dari orangtua (ibu) korban pada jam 10.00 wita.

Karena si Putri bercerita dengan bibinya.

Kemudian si bibi bercerita ke ibu korban.

Mendapati cerita tersebut, ibu korban langsung melapor ke polisi, sehingga IS dijemput petugas tanpa perlawanan.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved