Berita Banjarmasin

Ormas dan LSM Ini Pertanyakan Penanganan Kasus Korupsi Di Polda Kalsel, Bakal Gelar Aksi Damai

Ormas dan LSM mempertanyakan kasus dugaan korupsi yang mereka laporkam ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel beberapa waktu lalu.

Ormas dan LSM Ini Pertanyakan Penanganan Kasus Korupsi Di Polda Kalsel, Bakal Gelar Aksi Damai
banjarmasinpost.co.id/irfanii rahman
Para perwakilan LSM dan Ormas mempertanyakan kasus korupsi 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Organisansi Kemasyarakatan (Ormas) dan LSM mempertanyakan kasus dugaan korupsi yang mereka laporkam ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

Selain mempertanyakan kasus, mereka juga akan melaksanakan aksi damai dengan rencananya menurunkan ratusan massa dan mendatangi Polda Kalsel dan juga Kantor Kejaksaan Tinggi Kalsel.

Ketua LSM Kominte Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Husaini didampingi Ketua DPD Kota Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia H Suriansyah, Selasa (2/7/2019) sore mengatakan pihaknya berencana akan melaksanakan aksi damai ke Polda Kalsel atau Krimsus dan Kajati Kalsel.

"Kita akan laksanakan aksi damai . Massa yang akan turun sekitar 200 orang," papar Husaini.

Baca: Komentar Kepolisian Terkait Kasus Hinaan Galih Ginanjar Rey Utami Pablo Benua yang Dilaporkan Fairuz

Baca: Gelar Semarak Festival Banjarmasin, Pengurus PAI Minta Dukungan BI

Baca: Atasi Kekeringan, ACT Distribusikan Lebih dari 50.000 Liter Air ke Gunungkidul dan Lombok

Baca: Jadwal Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF U-18 2019, Terhindar Satu Grup dengan Thailand & Malaysia

Aksi damai ini berupa mempertanyakan permasalahan dugaan tindak pidan korupsi di Kalsel yangh mereka duga masih banyak dan terkesan belum tersentuh.

"Dan ada sebagian masyarakat bertanya, buat apa diberitakan jika tak ada tindak lanjut. Dan itu tentunya memancing kami sebagai LSM, untuk mempertanyakan permasalahan itu," paparnya.

Dan dalam aksi ini pihaknya mendorong penegak hukum baik kejati dan kepolisian menindaklanjuti apa yang mereka telah laporkan di Subdit 3 Krimsus meski tidak menduga semua semua itu bermasalah dan sehingga mereka melaksanakan aksi damai yang rencananya dilakukan pada Selasa (9/7/2019) nantu.

Apa salah satu kasus yang mereka soroti? Husaini mengatakan pertama soal dugaan proetek dari perumahakan pemukiman di kecamatan Aluh-Aluh dan saat ini diduga sudah dilakukan lidik subdit 3 dan beberapa kasus lainnya.

Sementara Ketua DPD Kota Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia H Suriansyah mengatakan setelah mendengar adanya laporan ini dan setelah ada indikasi-indikasi adanya kasus tak terselesaikan pihaknya merasa tergugah .

"Jadi kita akan ikut turun , Pekat tidak mungkin berdiam diri. Keberadaan Pekat diam bukan tidak berani demo atau unjuk rasa," paparnya.

Pohaknya sendiri akan mengikuti aksi demo damai dan menyampaikan kepolisian dan kejaksaan untuk menindaklanjuti apa-apa terduga tindak korupsi yang telah dilakporkan masyarakat.

Baca: Alasan Peyek Cetar Syahrini Harga 200 Ribu Setengah Toples Diungkap Ipar Reino Barack, Aisyahrani

Baca: Saat Diskrining, 63 Calhaj Kalsel Ditemukan Beresiko Tinggi, Ini Penjelasan Kadinkes Kalsel

Baca: Bersama Ribuan Warga Wali Kota Banjarbaru Hadiri Haul Syarifah Badrun Di Cempaka

Pihaknya pun mendesak pihak instansi terkait dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan untuk secepatnya mengusut kasus-kasus dugaan korupsi .

Terpisah Kabid Humas Kombes M Rifai , Selasa (2/7/2019) sore mengatakan tak masalah jika ada LSM dan Ormas yang akan melaksankan aksi damai ke Polda Kalsel mempertanyakan kasus-kasus korupsi.

"Tak masalah kan diperbolehkan saja sepanjang ada pemberitahuan dan tentunya dengan damai dan tertib," ucap Rifai.(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved