Opini Publik

Perlunya Metode Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Masalah sanitasi dan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat di Indonesia sampai saat ini masih cukup memperhatinkan.

Perlunya Metode Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
istimewa/ Yayasan Adaro Bangun Negeri
Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sejak tahun 2012 di Kabupaten Tabalong, Balangan dan Barito Timur. 

Hingga akhir tahun 2018 telah ada sekitar 24 kabupaten/kota dan 1 provinsi yaitu Yogyakarta yang telah stop BABS. Untuk percepatan yang dapat memicu penuntasan pilar lain, lewat kerja sama dengan mitra dari proyek dan program pembangunan sanitasi di Indonesia, lalu dikembangkanlah metode pemicuan yang semula bertahap satu pilar dimulai pilar satu menjadi pemicuan serentak lima pilar.

Keluaran (out put) dari Pemicuan STBM adalah meningkatnya pembangunan sarana sanitasi dengan meningkatnya kebutuhan sarana sanitasi dan perilaku yang hieginis dan saniter serta meningkatnya penyediaan sarana sanitasi dan dampaknya positifnya adalah menurunnya kejadian penyakit yang berbasis lingkungan melalui penciptaan kondisi sanitasi total. Semua punya peranan baik masyarakat, tokoh masyarakat, fasilitator dan pemerintah daerah setempat. Prevention is better than cure. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved