Berita Nasional

Prabowo dan Jokowi Akan Bertemu Dalam Waktu Dekat, Dahnil : Bukan Rekonsiliasi, Silaturahmi Saja

Pertemuan antara Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo setelah penetapan pemenang Pilpres 2019 dari KPU RI, diperkirakan bakal dalam waktu dekat.

Prabowo dan Jokowi Akan Bertemu Dalam Waktu Dekat, Dahnil : Bukan Rekonsiliasi, Silaturahmi Saja
(KOMPAS.com/ MOH NADLIR)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak Ketika Ditemui Dalam Kegiatan Peringatan Hari Tanpa Tembaka se-Dunia (HTTS) 2017, di gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/5/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SERANG - Pertemuan antara Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo setelah penetapan pemenang Pilpres 2019 dari KPU RI, diperkirakan bakal terwujud dalam waktu dekat.

Dilansir dari Kompas.com, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak berbicara rencana pertemuan antara Prabowo Subianto dan Capres terpilih Joko Widodo ( Jokowi).

Kata Dahnil Anzar, pertemuan keduanya bisa saja dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkannya kepada wartawan di Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kota Serang, Senin (1/7/2019) sore.

"Segera (bertemu). Saya pikir, Pak Prabowo kan sejak awal terbuka untuk komunikasi dengan siapapun. Termasuk Pak Jokowi dan Kyai Ma'ruf. Pak Prabowo anytime (bertemu). Saya pikir, beliau bersedia atau mau bertemu enggak ada masalah, " kata Dahnil. 

Namun pertemuan yang dilakukan antara Prabowo dan Jokowi bukan dalam rekonsiliasi. Istilah rekonsiliasi tidak tepat digunakan lantaran antara keduanya tidak ada konflik.

Baca: Muhammad Syafii : Prabowo Ingin Gerindra Tetap Menjadi Oposisi Pemerintahan Jokowi-Maruf

Baca: Tak Bisa Memastikan Kedatangan Prabowo Pada Pelantikan, Jokowi Ungkapkan Perasaan ini

Baca: Jawaban Jokowi Usai Dilantik Soal Ajak Prabowo-Sandi Bergabung ke Koalisi Pemerintahan

"Kompetisi politik itu bukan konflik. Jadi menurut saya kata rekonsiliasi tidak tepat digunakan. Kalau silaturahmi bisa, tidak ada masalah, silaturahmi saja," ujarnya. 

Dahnil juga mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan ke jalur mana Prabowo akan berpihak.

Menurut dia, saat ini ada dua keinginan berbeda di internal koalisi antara menjadi oposisi atau gabung dengan pemerintah.

Soal keputusan tersebut, kata Dahnil, nantinya akan ditentukan sendiri oleh Prabowo.

"Saya pikir masih sangat dinamis tentu secara politik, kita butuh sharing ide, sharing gagasan, sharing power, tapi sisi lain kita butuh sekali oposisi yang kuat," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved