Kriminalitas Banjarmasin

Arbani Tewas Diparang Ipar di Sungai Lulut Banjarmasin, Jasmi Tidak Rela Suaminya Dibunuh

Jasmi (35), istri korban Arbani yang ditemui di Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin mengaku tidak rela suaminya dibunuh.

Arbani Tewas Diparang Ipar di Sungai Lulut Banjarmasin, Jasmi Tidak Rela Suaminya Dibunuh
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Jasmin (35), istri korban, saat ditemui di RSUD Ulin Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Veteran Km 5,5, RT03, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Rabu (3/7/2019) siang sempat membuat geger warga sekitar.

Sebab, pelaku yang tega membacok korban bernama Arbani (45) adalah ipar dari korban. Kini tersangka yang diduga dua orang masih dalam pengejaran jajaran Sat Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur.

Jasmi (35), istri korban Arbani yang ditemui di Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin mengaku tidak rela suaminya dibunuh.

"Saya tidak rela suami saya dibunuh," papar Jasmi, sambil menangis.

Dikatakannya, selama ini suaminya sebagai penarik ojek. Pada saat kejadian, suaminya sedang mendorong gerobak dan diserang pelaku di dalam gang menggunakan parang.

Baca: Cekcok Pembagian Warisan Ganti Rugi Lahan di Sungai Lulut Banjarmasin, Arbani Tewas Diparang

Ditanya, apakah pada saat kejadian apakah Jasmi melihat, dengan mata berkaca-kaca, wanita beranak satu ini mengaku tidak tahu. Sebab posisinya berada di dalam rumah.

"Saya dikabari oleh tetangga bahwa suami saya dibacok iparnya sendiri. Mendengar laporan itu, saya langsung berlari menuju ke tempat kejadian," jelasnya.

Beberapa hari yang lalu, Jasmi mengaku diancam pelaku yang membacok suaminya dengan parang.

Diberitakan sebelumnay, diduga masalah warisan, Arbani (45) yang bermaksud membela kakaknya, tewas dibacok dengan parang, Rabu (3)7/2019) siang.

Insiden berdarah itu terjadi di Jalan Veteran km 5,5, Gang Unsur RT3, Jalan Veteran km 5,5, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Baca: Pengusulan Calon Wakil Bupati HST Jadi Polemik, Bupati HST Dilaporkan ke Polda Kalsel

Dalam kejadian itu korban mengalami luka memanjang dan cukup dalam di bagian pinggang sebelah kiri. Usai membacok, pelakunya diduga dua orang itu langsung kabur meninggalkan tempat kejadian perkara.

Warga yang melihat kejadian, langsung membawa korban ke RSUD Ulin Banjarmasin. Sekitar dua jam kemudian, korban meninggal dunia.

(banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved