Kisah Miftah dan Fai Maskot Martapura FC

Berharap Bisa Berada di Pinggir Lapangan, Keinginan Miftah Terwujud Setelah Menjadi Macan Gaib

Maskot tim liga 2 Martapura FC yakni Macan Gaib sudah menjalani beberapa kali pergantian orang.

Berharap Bisa Berada di Pinggir Lapangan, Keinginan Miftah Terwujud Setelah Menjadi Macan Gaib
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Miftah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Maskot tim liga 2 Martapura FC yakni Macan Gaib sudah menjalani beberapa kali pergantian orang.

Setelah Ahmad Rifaii yang masuk generasi pertama kini digantikan Miftah Husain (17) sejak 2018 lalu.

Miftah mengaku sangat bangga bisa menjadi maskot tim berjulukan lain Laskar Sulthan Adam ini.

Sebab dia memang sangat fanatik dengan tim ini.

"Saya sering menonton Martapura FC saat tampil, jadi sangat terobsesi bisa berada di pinggir lapangan suatu saat nanti," ujar Miftah.

Keinginannya terwujud, namun dia berperan sebagai maskot tim.

Baca: Banyak yang Berminat Menggantikan Posisi Fai sebagai Macan Gaib

Baca: Mengenakan Kostum Seberat 10 Kg, Bagian ini yang Paling Berat

Baca: Dua Syarat Menjadi Maskot Macan Gaib

Dengan mengenakan kostum macan gaib, Miftah di dalam stadion bisa kesana-kemari menghibur penonton.

"Ini yang paling saya senang, saya bisa mengajak penonton berinteraksi dengan memberikan semangat kepada tim. Saya juga bisa berada di pinggir lapangan," kata dia.

Yang membuat Miftah senang lagi adalah dirinnya bisa lebih dekat dengan pemain.

Bahkan saat pemain mencetak gol dia bisa berbaur dan memberikan ucapan langsung ke pemain yang melakukan selebrasi di pinggir lapangan.

Kesenangan lainnya menjadi maskot, Miftah bisa menyenangkan penonton dengan cara ikut berfoto bersama dan lainnya.

"Bahkan pemain juga ada yang minta foto," pungkas dia.

Banjarmasinpost/Khairil Rahim

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved