Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Fasilitas Rawat Inap Ditingkatkan, ini Harapan Direktur RSUD Tanbu

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR H Andi Abdurrahman Noor Tanahbumbu terus melakukan peningkatan fasilitas, memberikan pelayanan kesehatan rawat inap

banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Direktur RSUD H Andi Abdurrahman Tanahbumbu, Arman Jaya Rikki 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR H Andi Abdurrahman Noor Tanahbumbu terus melakukan peningkatan fasilitas, memberikan pelayanan kesehatan rawat inap kepada masyarakat.

Peningkatan pelayanan kesehatan, menyusul sudah dikerjakannya proyek pembangunan ruang rawat inap pasien yang baru untuk Kelas III.

Proyek bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 13 miliar ditargetkan selesai pada Desember 2019 mendatang.

Ruang inap pasien dibangun 80 buah, setiap ruang dilengkapi AC.

"Sekarang ini progres pembangunan sudah 8,9 persen dari 5,9 persen sampai dengan minggu ke 9 kegiatan," kata Direktur RSUD H Andi Abdurrahman Noor, dr Arman Jaya Rikki kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (3/7/2019).

Baca: Misteri Absennya Paman Peter Parker di Spider-Man Homecoming & Far From Home, Berikut Penjelasannya

Baca: Balasan Aisyahrani Soal Peyek Cetar Syahrini yang Disebut Mahal, Ipar Reino Barack Ungkap Fakta Ini

Baca: Ammar Zoni Larang Irish Bella Syuting pada Waktu Ini, Bagaimana Nasib Sinetron Cinta Suci di SCTV?

Baca: Sindiran Dewi Perssik Setelah Jadi Tersangka Gegara Rosa Meldianti, Depe Singgung Soal Orang Jahat

Didampingi Kepala Bagian Tata Usaha M Saleh, lebih lanjut Arman menjelaskan, selain dilengkapi AC dan kipas angin, masing-masing ruang rawat inap pasien hanya di tempatkan empat tempat tidur.

"Memang kelasnya hanya kelas III, tapi kami tingkatkan standarnya supaya pasien merasa puas. Bangunan yang baru dua lantai. Lantai bawah 40, lantai atas 40 ruang," ungkap Arman kepada banjarmasinpost.co.id.

Diakui dia, ruang inap sebelumnya di RSUD H Andi Abdurahman Noor sebanyak 136 ruang standar ideal rumah sakit kelas C.

Namun 136 ruang inap yang lama, rencana akan direnovasi.

Selain masih untuk rawat inap, juga digunakan untuk keperluan pelayanan yang lain.

"Jadi jumlah (ruang inap) bukan 216 ruang. Karena ruang inap yang lama akan direnovasi, juga akan digunakan untuk peruntukan yang lain," ujarnya.

Arman beralasan peningkatan stadar pelayanan rawat inap, karena kerap adanya protes, ruang rawat inap yang lama panas.

Ia berharap ke depan pasien rawat inap tetap bisa terlayani di RSUD H Andi Abdurrahman Noor, tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved