Berita Banjarmasin

Kadishub Kalsel Harapkan Angkutan Daring Beroperasi di Bandara internasional, Ini Syaratnya

Rusdiansyah juga mengatakan sudah seharusnya masyarakat bisa menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi saat ini, dan bukan menghalanginya.

Kadishub Kalsel Harapkan Angkutan Daring Beroperasi di Bandara internasional, Ini Syaratnya
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Kadis Provinsi Kalsel, Drs H Rusdiansyah saat memberikan himbauan terkait ajakan kepada penyedia jasa angkutan daring mendaftar ke badan hukum, Rabu (3/7/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Drs H Rusdiansyah menyatakan sebentar lagi Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru Kalsel beroperasi.

Diprediksi dibuka pada awal November mendatang, ia mengharapkan tingginya kebutuhan masyarakat terkhusus penumpang pesawat terbang terhadap jasa angkutan, pun juga bisa diakomodir para pelaku jasa angkutan daring.

"Insya Allah, Oktober mendatang kan Bandara Internasional Syamsudin Noor sudah selesai. Ya saya mengharap angkutan daring bisa masuk (turut melayani, red) ke sana. Seperti saya di bandara Pena kemarin, saya di sana pakai Grab juga. Karena inikan pelayanan masyarakat, " jelasnya.

Rusdiansyah juga mengatakan sudah seharusnya masyarakat bisa menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi saat ini, dan bukan menghalanginya.

Namun sebelum cita-cita itu terealiasi tentu ada syaratnya yang harus juga dipenuhi oleh pelaku penyedia jasa angkutan daring ke depan.

Baca: Tiga Layanan Pajak Daerah Belum Operasi di Luar Jam Dinas, ini kata Dirlantas Polda Kalsel

Baca: Tangis Mama Lita Masterchef Indonesia 2019 di Depan Atta Halilintar, Ungkap Tentang Pemberian Tuhan

Baca: Blak-blakan Ashanty Soal Bisnis yang Buatnya Digugat Rp 9,4 M, Ibu Aurel Hermanyah Sebut Ini

Syarat itu berkaitan agar penyedia jasa angkutan penumpang daring segera mendaftarkan diri ke lembaga atau koperasinya yang telah terbentuk.

" Tujuannya apa? agar kalau memang sudah terdaftar di koperasi, maka payung hukumnya pun jelas. Jadi bila terjadi apa-apa, tentu telah dilindungi undang-undang," jelasnya saat menghadiri Momen Apresiasi Mitra Grab di Hotel Pop Banjarmasin, Rabu (3/7/2019) tadi

Ia juga mengatakan selain meminta agar para pelaku penyedia jasa angkutan daring segera mematuhi aturan tersebut, pihaknya pun saat ini telah mencoba menjembatani dengan pihak Angkasa Pura.

Meskipun harapan itu tambah Rusdiansyah, pihaknya masih terganjal penyelesaian peraturan gubernur atas perubahan Permen 108 tahun 2007 ke Permen 118 tahun 2018 lalu.

" Iya, kan saya waktu itu ada bertemu dengan GM Bandara membicarakan itu. Terus kata beliau ' Pergub sudah selesai belum?' Nah, nanti bila pergub itu telah selesai akan kami coba sampaikan. Karena untuk syarat masuk ke dalam bandara, itu," ungkap Rusdiansyah.

Baca: Orangtua Calon Siswa Protes Karena Anaknya Tak Bisa Masuk Jalur Prestasi di SMAN 1 Banjarbaru

Baca: Hasil PPDB SMA 2019 Diumumkan 5 Juli, Ratusan Calon Siswa di Banjarbaru Dipastikan Gugur

Baca: Sungai Martapura Banjarmasin Bermadikan Cahaya Jadi Lokasi Festival KIE Jukung Hias Harganas XXVI

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved