Berita Banjarmasin

Dugaan Ada Tabung Gas LPG Palsu Beredar di Kota Banjarmasin, Ini Kata Ketua YLKI Kalsel

Fauzan mengungkapkan indikasi ini memang sudah cukup lama terdengar dan tentunya jika hal itu benar ada maka masyarakat kecil yang dirugikan.

Dugaan Ada Tabung Gas LPG Palsu Beredar di Kota Banjarmasin, Ini Kata Ketua YLKI Kalsel
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Fauzan Ramon, Ketua YLKI Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - ADANYA dugaan tabung LPG 3 kilogram palsu sepertinya sudah lama terdengar. Hal ini diungkapkan Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) Kalimantan Selatan, Dr Fauzan Ramon SH MH.

Fauzan mengungkapkan indikasi ini memang sudah cukup lama terdengar dan tentunya jika hal itu benar ada maka masyarakat kecil yang dirugikan, apalagi jika mereka menukar tabung gas yang ternyata palsu dan ditolak oleh pangkalan.

Pasalnya bagi masyarakat kecil sebenarnya sangat membutuhkan sekali dengan gas LPG 3 kilo ini setelah tak lagi banyak menggunakan minyak tanah, dimana hal itu menyebabkan beberapa keluhan di masyarakat.

Masyarakat atau konsumen sendiri saat ini banyak dirugikan dan bisnis LPG ini memang menarik namun juga di lapangan terkadang masih masih sering kosong dan harganya bisa jauh diatas normal atau bisa dikatakan mahal.

Menurutnya menyikapi hal ini harus ada solusi seperti adanya penegakan dan tentunya mereka mendukung selain adanya solusi lainnya jika masyarakat kecil tertipu dengan adanya tabung gas LPG tiga kilo yang misalnya mereka terima palsu.

Baca: Pengusaha Tambang Siap Taati Aturan Program CSR dari Pemprov Kalteng, Ini Ancaman Sanksinya

Baca: WUR Rilis Daftar 10 Universitas Terbaik Dunia, PT Terbaik Indonesia Hanya di Peringkat 296 Dunia

Baca: Nasib Nagita Slavina Akan Ikuti Jejak Ammar Zoni Irish Bella dan Adik Raffi Ahmad Kata Denny Darko

Pihak kepolisian dan pihak terkait pun harus turun ke lapangan untuk menyelidiki jika ada indikasi peredaran tabung LPG tiga kilo yang palsu karena hal ini menyangkut kepentingan masyarakat kecil dan kasihan jika warga miskin mendapatkan tabung palsu dan tak bisa membeli dengan menukar tabung mereka.

Penelitian dan penyidikan pun dari aparat terkait harus dilakukan kenapa hal ini ada dn tejadi karena LPG 3 kilo ini sangat dibutuhkan masyarakat kecil sehingga walaupun harganya diatas ketentuan tetap dibeli.

Proses pembagian LPG 3 kg di Kelurahan Antasan Besar Banjarmasin, Selasa (29/1/2019)
Proses pembagian LPG 3 kg di Kelurahan Antasan Besar Banjarmasin, Selasa (29/1/2019) (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Pemerintah harus memikirkan kepentingan rakyat dan sekali lagi dengan adanya indiasi tabung diduga palsu ini aparat terkait harus bergerak apalagi info ini sudah lama dan polisi harus tanggap.

Dan karena ini menyangkut hajat hidup rakyat kecil Kapolda Kalimantan Selatan pun harus mengintruksikan jajarannya untuk menyelidiki hal ini dan turun ke lapangan . Tidak hanya di Banjarmasin namun juga Polres dan jajaran diharapkan juga diintruksikan untuk menyelidiki tabung gas diduga palsu ini apa memamg benar telah beredar.

Apalagi tak diragukan lagi saat ini personil Polri sangatkah handal dan ahli sehingga bisa membela kepentingan rakyat.(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved