Berita Banjarbaru

Populasi Masyarakat Indonesia 30 persen Remaja, Prof Rizal Damanik : Ini Harus Dimanfaatkan

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia gelar seminar nasional puslitbang kependudukan

Populasi Masyarakat Indonesia 30 persen Remaja,  Prof Rizal Damanik : Ini Harus Dimanfaatkan
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN, Prof. Rizal Damanik, PhD ketika di acara rangkaian Harganas 2019 di Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia gelar seminar nasional puslitbang kependudukan dalam rangka kegiatan hari keluarga nasional ( HARGANAS ) ke-26 di Q Dafam Hotel di Kalsel.

Deputi bidang pelatihan, penelitian, dan pengembangan BKKBN Rizal Damanik menjadi narasumber pada seminar tersebut, pada Kamis (4/7/2019).

Dijelaskan Rizal Damanik bahwa seminar tersebut berfokus untuk membahas masalah pemuda dan pemudi di Indonesia.

"Karena sudah kita ketahui porsi generasi pemuda di Indonesia pada saat ini sebesar 30 %, dan bilamana saat dikaitkan dengan demografi maka hal ini merupakan peluang bagi para pemuda untuk berkontribusi pada pembangunan negara Indonesia," kata Prof Rizal Damanik.

Baca: Jalinan Asmara Vanessa Angel dan Milano Lubis Dikabarkan Berembus, sang Pengacara Katakan Ini

Baca: Ini Dugaan Penyebab Mobil Pikap Terjun ke Sungai Saat Naik Feri di Pangkoh Hulu Pulang Pisau

Baca: Suku Bunga Acuan The Fed Diperkirakan Naik Akhir Juli, IHSG Ditutup Menghijau

Baca: Kesetrum Listrik, Pria Ini Ditemukan Tewas Terduduk di Kloset

Lebih lanjut Prof Rizal Damanik juga mengatakan, jika Indonesia gagal memanfaatkan para generasi mudanya, maka masa depan Indonesia menjadi lebih berat.

Seminar nasional puslitbang kependudukan dalam rangka kegiatan hari keluarga nasional ( HARGANAS ) ke-26 di Q Dafam Hotel di Kalsel.
Seminar nasional puslitbang kependudukan dalam rangka kegiatan hari keluarga nasional ( HARGANAS ) ke-26 di Q Dafam Hotel di Kalsel. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

"Saya katakan bahwa ini sangat strategis, jika kita gagal dalam memanfaatkan keahlian para pemuda dan pemudi ini, maka masa depan Indonesia akan lebih berat lagi, karena dalam 10 sampai 20 tahun mendatang para pemuda dan pemudi akan menjadi pemimpin bangsa dan negara Indonesia," lanjut Rizal.

Rizal juga menambahkan, generasi muda di negara lain sangat sedikit berbanding terbalik dengan negara Indonesia. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved