Berita Nasional

Prabowo Minta Pendukungnya Dibebaskan, Rencananya Temui Presiden Jokowi pada Juli Ini

Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan Prabowo Subianto kemungkinan bertemu Jokowi pada Juli ini.

Prabowo Minta Pendukungnya Dibebaskan, Rencananya Temui Presiden Jokowi pada Juli Ini
(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap meninggalkan lokasi konferensi pers seusai memberikan keterangan terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). Prabowo-Sandi menyatakan menghormati dan menerima putusan MK yang menolak gugatannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Desakan rekonsiliasi setelah penetapan presiden dan wakil presiden terpilih terus bergulir. Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan Prabowo Subianto kemungkinan bertemu Jokowi pada Juli ini.

Pertemuan tersebut sedang dirancang. “Insya Allah Juli ini,” ujar Andre Rosiade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (3/7). Karena masih dalam tahan penjajakan, belum diketahui secara pasti kapan waktunya.

Menurut Andre, pertemuan tersebut diawali pertemuan-pertemuan informal perwakilan antara kedua pihak. “Ya kan lagi diatur pertemuan empat mata Pak Prabowo dengan Pak Jokowi. Lagi dicari waktu yang tepat kapan mereka bertemu,” katanya.

Pertemuan, menurut Andre, bukan membahas deal-deal (kesepakatan) politik antara Jokowi dan Prabowo, melainkan untuk meredakan polarisasi di masyarakat. “Silaturahmi itu bukan diartikan Pak Prabowo dapat kursi menteri atau politik dagang sapi. Tapi kita bergandengan tangan merajut kebersamaan sebagai anak bangsa,” katanya.

Baca: Kebohongan Galih Ginanjar Dibongkar Nikita Mirzani yang Ketahui Fairuz A Rafiq Saat di Salon

Baca: Murka Astrid Tiar pada Pablo Benua dan Rey Utami di Acara Live Terkait Kasus Galih Ginanjar & Fairuz

Baca: Kasus Suap PT Sinarmas, Dua Pimpinan DPRD Kalteng Divonis 5 Tahun dan Denda Rp 200 Juta

Baca: Adi Curigai Tabung Berlas Kasar, Pangkalan Tolak Tabung LPG 3 Kg Berwarna Hijau Gelap

 

Pertemuan juga digelar untuk membahas sejumlah pendukung Prabowo yang ditahan dan diproses hukum oleh Polri. Melalui pertemuan itu diharapkan kasus-kasus tersebut bukan diselesaikan melalui pendekatan hukum tapi pendekatan politik.

“Ada yang ditahan, ada yang masih bolak-balik dipanggil polisi. Lalu ulama-ulama juga ada yang bermasalah. Sekali lagi saya sampaikan, bayangkan saja Pak Prabowo didatangi oleh istri yang suaminya ditahan, suami yang istrinya ditahan, anak yang bapaknya ditahan,” ujarnya.

Menurutnya, mereka memohon kepada Prabowo untuk melepaskan keluarga, suami, dan orangtuanya yang ditahan. “Ini PR (pekerjaan rumah) Pak Prabowo, ini tanggung jawab yang akan dilakukan Pak Prabowo. Jadi Pak Prabowo akan berjuang untuk membantu semaksimal mungkin para pendukungnya yang sedang ada bermasalah itu,” katanya.

Sejumlah pendukung Prabowo yang saat ini berurusan dengan hukum antara lain Mayjen (Purn) Soenarko, mantan Danjen Kopassus, Mayjen (Purn) Kivlan Zen, mantan Kepala Staf Kostrad, serta Irjen Pol (Purn) Sofyan Jacob, mantan Kapolda Metro Jaya. Ada juga pengacara Eggi Sudjana, Lieus Sungkharisma(pengusaha dan aktivis sosial), dan Mustofa Nahrawardaya (Koordinator Relawan IT).

Baca: Prabowo dan Jokowi Akan Bertemu Dalam Waktu Dekat, Dahnil : Bukan Rekonsiliasi, Silaturahmi Saja

Baca: Sandiaga Lebih Suka Gerindra Jadi Oposisi, Tawaran Kursi Menteri Ternyata Hanya Rumor

Baca: Sandiaga Uno Pastikan Berada di Luar Pemerintahan Jokowi-Maruf, Jadi Mitra Penyeimbang

Mayoritas Legowo
Andre Rosiade tidak menampik masih ada pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menolak hasil Pemilu 2019. Namun menurutnya berdasarkan survei, mayoritas pendukung Prabowo-Sandi, sudah bisa menerima hasil Pemilu Presiden 2019.

“Jadi kita sudah melakukan survei, 60 persen pendukung Pak Prabowo itu sudah bisa menerima hasil putusan MK (Mahkamah Konstitusi),” ujar Andre.

Menurutnya sebesar 40 persen pendukung Prabowo-Sandi terbagi menjadi dua, yaitu 25 persen menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo untuk rekonsiliasi, sedang 15 persennya menolak rekonsiliasi.

“Namun berdasarkan survei mayoritas pendukung pak Prabowo menginginkan yang terbaik bagi bangsa,” katanya. (tribunnetwork/fik)

Baca: Saingi Nagita Slavina, Ayu Ting Ting Ikuti Langkah Raffi Ahmad Setelah Keluar Pesbukers ANTV

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved