Berita Banjarmasin

Pimpinan MUI Kalsel le Jawa Tengah, Lakukan Pengkajian dan Pengembangan Wawasan

MUI) Kalsel merencakan melakukan pengkajian dan pengembangan wawasan ke MUI Jawa Tengah.

Pimpinan MUI Kalsel le Jawa Tengah, Lakukan Pengkajian dan Pengembangan Wawasan
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Pengurus MUI Kalsel lakukan rapat di ruang Ketua Umum, KH Husin Naparin. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Dewan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel merencakan  melakukan pengkajian dan pengembangan wawasan ke MUI Jawa Tengah.

Berdasarkan hasil rapat MUI Kalsel yang dipimpin Ketua Umumnya, KH Husin Naparin, Lc MA dihadiri Bendahara Umum Pangeran HG Rusdi Effendi AR, Sekretaris Umum Drs HM Fadhly Mansor, MM, Sekretaris Dr H Ahmadi Syukran Nafis MM, Jumat(5/7/2019), disepakati berangkat tanggal 30, 31 Juli dan 1 Agustus.

Hadir dirapat tersebut Bendahara Drs H Hamidhan, Ketua Komisi Ukhwuwah Islamiyah Drs H Abubakar Kabi dan Sekretaris Drs H Noor Tajuddin, Ketua Komisi KUB Drs Bayani Dahlan MAg, Sekretariat Drs Ma'rup, Komisi Infokom M Rizky Pratams dan staf khusus Ketua Umum Evi Amiarsa.

Menurut Sekum MUI Kalsel, HM Fadhly Mansoer, dalam pengkajian dan pengembangan wawasam ke Jawa Tengah itu, mereka menggali bagaimana gambaran komposisi penduduk Kota Semarang dan Kabupaten Demak berdasarkan penganut agama beserta data tempat ibadah dan lembaga-lembaga maupun ormas keagamaanya.

Baca: Daftar Pabrik Uang Ashanty & Anang Hermansyah Sebelum Ibu Sambung Aurel Itu Digugat Rp 9,4 Miliar

Baca: Hasil Persebaya vs Persib di Liga 1 2019, Skor Akhir 4-0, Amukan Amido Balde Berbuah Hattrick!

Baca: Hadapi Permasalahan Remaja, Ini Kata Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo

Baca: Warga Kapuas Curi Handphone di Play Station, Aksinya Terungkap dari CCTV

"Kami juga ingin mengetahui di Kota Semarang dan kabupaten lainnys memiliki peraturan-peraturan seperti Pergub atau Ingpu maupun Perda dalam pengaturan ukhuwag serta kerukunan hidup beragama," ucapnya.

Selain itu, lanjut Fadhly, juga melakukan studi banding adakah kasus pendirian rumah ibadah dan penyiaran agama yang mengganggu ukhuwah islamiyah serta kerukunsn antar agama dan bagaimana solusinya.

Tak kalah pentingnya, lanjut dia, mereka juga akan menanyakan bagaimana kerjasama dan koordinasi MUI dengan Pemda dalam hal pembinaan ukhuwah dan kerukunan umat beragama juga dengan Kanwil Kementerian Agams serta UIN Walisongo Semarang dalam hal ini Walidongo Mediation Center (WMC).

"Pokoknya banyak yang akan kita gali selama kegiatan pengkajian dan pengembangan wawasan ke MUI Jawa Tengah," pungkas Fadhly. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved