Berita HSS

Zonasi Tak Pengaruhi Sekolah Favorit, SMAN 3 Kandangan Tunggu Siswa Limpahan

Sistem zonasi pada ppdb 2019 tidak berpengaruh terhadap jumlah siswa yang mendaftar

Zonasi Tak Pengaruhi Sekolah Favorit, SMAN 3 Kandangan Tunggu Siswa Limpahan
banjarmasinpost.co.id/hanani
Siswa SMAN 3 Kandangan sarapan di sekolah, saat UNBK April 2019 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Diberlakukannya sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB) , diakui sekolah-sekolah menengah atas  (SMA) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan  (HSS) tak begitu mempengaruhi jumlah siswa di sekolah masing-masing.

Masalahnya  sejak dulu,pihak sekolah sudah menampung siswa-siswa yang bertempat tinggal di sekitarnya. Namun tak menutup kemungkinan juga  menerima siswa dari luar sekitar sekolah.

 Seperti dilakukan SMAN 3 Kandangan, yang tiap tahun menerima siswa dari Kecamatan Loksado, serta siswa-siswa dari keluarga tak mampu di luar lingkungan sekolah.

“Bahkan sampai sekarang kami masih membuka peluang bagi siswa yang ingin sekolah di sini, meski jadwal pendaftaran sudah berakhir,”kata Humas SMAN 3 Kandangan, Tati Hartati dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Jumat (5/7/2019).

Baca: Semester I 2019, Penjualan Emas Antam di Banjarmasin Capai 105 Kg

Baca: Kenekatan Roy Kiyoshi Lakukan Ini pada Bagian Wajahnya Diungkap ke Melaney Ricardo, Imbas Depresi?

Baca: Hasil Persebaya vs Persib di Liga 1 2019, Skor 2-0 di Babak Pertama, Skema Gol Amido Balde

Baca: Sosok Pencuri Uang Kakak Billy, Olga Syahputra Rp 1,5 Miliar Terungkap via CCTV, Orang Dekat?

 Dijelaskan Tati, waktu pendaftaran sesuai jadwal 26 sampai 29 Juni 2019 lalu. Namun, dia mengaku tak tahu persis sudah berapa banyak siswa yang mendaftar karena datanya ada pada panitia, dan saat ini sedang libur semester.

“Mengapa kami masih menerima siswa baru di luar jadwal, karena sejak dulu kami menerima limpahan siswa yang tak tertampung di sekolah lain,”imbuhnya.

 Disebutkan, sebagian siswa di SMAN 3 dari kalangan masyarakat tak mampu, selain mereka yang berasal dari desa-desa terpencil, baik dari Kecamatan Loksado, maupun dari luar HSS yaitu  Paramasan Kabupaten Banjar, di mana jarak tempat tinggal mereka lebih dekat ke Kandangan. Selain itu, di Loksado hanya ada SMK, tidak ada SMA.

 DI HSS sendiri ada sembilan SMA dan Empat SMK, tersebar di Kandangan dan Kecamatan lainnya. Bagaimana dengan SMAN 1 Kandangan yang merupakan sekolah favorit? Kepsek SMAN 1 Kandangan Herniyati Handayani mengatakan, PPDB baru saja berakhir Jumat hari ini, dan pendaftaran ulang dimulai Senin, 8 Juli mendatang.

Hasil PPDB, ada 256 pendaftar. “Pendaftarnya ada yag sesuai zonasi, adapula jalur prestasi yang memang dibolehkan,”kata Kepsek.

 Herniyati menyebut, sistem zonasi tak signifikan memengaruhi jumlah siswa. Kalaupun terjadi penurunan dari sisi jumlah pendaftar, menurutnya karena sejak dulu ada kecenderungan masyarat HSS yang memasukkan anaknya ke pondok pesantren, sekolah kejuruan serta sekolah di bawah Kemenag, yaitu Madrasah Aliyah.

Baca: Kunjungi Stand Pameran Pemkab HST di Harganas ke-26, Paman Birin Cicipi Apam Barabai dan Kue Cincin

Baca: Panas Semakin Terasa, BPBD Banjar Waspadai Kebakaran Lahan

Baca: Anaknya Tak Diterima PPDB, Puluhan Orang Tua Murid Ini Kecewa dan Mengadu ke DPRD Kalsel

“Mereka yang pilih SMA, biasanya mereka yang niat melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. Seperti kedokteran dan lain-lain,”katanya.

 Faktor lainnya, tahun ini input siswa lulusan SMP juga tak begitu banyak sehingga terbagi-bagi dan tersebar di beberapa SMA. Di SMAN 1Kandangan sendiri tersedia delapan kelas untuk jurusan IPA dan tiga kelas untuk jurusan IPS.

“Berapa hasil akhir yang diterima di SMAN 1 Kandangan, kami masih menunggu hasil pendaftaran ulang,”pungkas Kespsek.  (banjarmasinpost.co.id/hanani )

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved