Selebrita

Galih Ginanjar Mengaku Lelah Diperika 13 Jam di Polda Metro Jaya soal Video Ikan Asin

Artis Galih Ginanjar diperiksa di Polda Metro Jaya terkait video ikan asin menyusul pengaduan mantan istrinya Fairuz A Rafiq.

Galih Ginanjar Mengaku Lelah Diperika 13 Jam di Polda Metro Jaya soal Video Ikan Asin
TRIBUNNEWS.COM/NURUL HANNA/ INSTAGRAM @GALIHGINANJAR
Fairuz A Rafiq menangis saat laporkan Galih Ginanjar ke Polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Artis Galih Ginanjar diperiksa di Polda Metro Jaya terkait video ikan asin menyusul pengaduan mantan istrinya Fairuz A Rafiq.

Dilansir dari Kompas.com, setelah diperiksa selama 13 jam, artis Galih Ginanjar akhirnya diperbolehkan pulang oleh penyidik. Kepada para pewarta, Galih mengaku tak merasa tertekan selama menjalani pemeriksaan.

"Pertama saya apresiasi penyidiknya baik sekali, memberikan saya kesempatan makan, kesempatan shalat dan membuat saya merasa sangat nyaman," ujar Galih saat ditemui di Dit Reskrimsud Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

Namun, Galih tak memungkiri bahwa proses pemeriksaan itu cukup melelahkan baginya.

"Kalau saya akan mengikuti proses yang berlangsung. Dan saya akan serahkan ke pengacara. Saya sudah capek, saya kurang sehat," kata Galih.

Galih diperiksa polisi atas laporan mantan istrinya, Fairuz A. Rafiq. 

Baca: Kamuflase Amarah Pablo Benua Dibalik Tawa Suami Rey Utami Terkait Galih & Fairuz Diungkap Pakar

Baca: Video Nikita Mirzani Ingin Hilangkan istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari Trending Youtube

Baca: Kebohongan Galih Ginanjar Dibongkar Nikita Mirzani yang Ketahui Fairuz A Rafiq Saat di Salon

Baca: Wanita yang Hantui Syahrini Diungkap pada Nagita Slavina, Pantau Istri Reino Barack Lewat Akun Palsu

Laporan itu dibuat setelah Galih membeberkan beberapa hal tentang Fairuz dalam akun YouTube milik Rey dan Pablo.

Dalam akun YouTube tersebut, Galih menyebarkan kalimat tidak senonoh kepada Fairuz, salah satunya, bau ikan asin.

Tak hanya melaporkan Galih, Fairuz dan juga melaporkan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai pembuat konten dan pemilik akun YouTube. Laporan Fairuz diterima dengan nomor LP /3914/7/2019/PMJ/DITRESKRIMSUS tanggal 1 Juli 2019.

Ketiganya dilaporkan atas tuduhan melanggar Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

(Penulis : Dian Reinis Kumampung/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "13 Jam Diperiksa soal Video Ikan Asin, Galih Ginanjar: Saya Sudah Capek"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved