Berita Banjarmasin

Harganas ke-26, Sepeda 1890 Ramaikan Pawai Budaya di Tugu Nol Kilometer Banjarmasin

Bendahara Komunitas Saban, Tono menyebutkan ada sekitar 60 anggotanya yang turut meramaikan pada festival Budaya Banjar dan Pariwisata 2019 itu

Harganas ke-26, Sepeda 1890 Ramaikan Pawai Budaya di Tugu Nol Kilometer Banjarmasin
Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizki Abdul Gani
Ifan dengan sepeda Fanny Parthingnya di festival Budaya Banjar dan Pariwisata 2019 Dinas Pariwisata Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ifan berlari kecil mendorong sepedanya di Jalan Sudirman Kota Banjarmasin Kalsel, Sabtu (6/7) siang kemarin.

Melewati kerumunan manusia, dengan sigap kakinya pun menaiki dan menginjak pedal sepedanya.

Ya, meski sekilas terdengar sama dengan sepeda pada umumnya, namun sepeda warga Kota Banjarmasin ini tidak semudah banyak orang menaikinya.

Pasalnya selain dikarenakan salah satu bannya yang berukuran besar atau berdiameter 48 inch, sepeda tersebut juga memiliki tempat duduk yang cukup tinggi.

Tak heran jika Ifan, sang pemilik sepeda pun harus melakukan ancang-ancang dengan berlari kecil terlebih dahulu, sebelum menaikinya.

Baca: Begini Kronologis Detik-detik Terakhir Thoriq Rizky Hilang di Bukit Piramid

Baca: Hasil Akhir Martapura FC vs Persatu Tuban Liga 2 2019 : Skor Akhir 1-0, Tendangan Bebas Ardan Aras!

Baca: Kondisi Keuangan Diumbar Gisella Anastasia Saat Bersama Gading Marten, Saat Bersama Wijaya Saputra?

Baca: Millenials Kill Everything Ungkap 50 Produk, Industri, dan Layanan Ini Alami Pergeseran Karena Ini

Seperti yang dilakukannya di pawai Festival Budaya Banjar dan Pariwisata 2019, Jalan Sudirman Kota Banjarmasin, Sabtu siang tadi.

Modelnya yang  cukup unik serta bernuansa tempo dulu, membuat pegawai sipil negeri di Kota Tanjung itu menjadi sorotan ratusan pasang mata.

Ifan mengaku demi mendapatkan sepeda antik tersebut semula harus mendatangkannya dari Kota Semarang Jawa Tengah.

Meski bernuansa tempo dulu, namun harga sepeda replika produksi 1890 tersebut cukup mahal. Pasalnya, demi memilikinya ia pun harus rela mengeluarkan gocek seharga setara motor matik.

" Iya segitulah," kata Ifan, anggota Saban itu saat disinggung angka kisaran Rp 15 juta untuk sepeda antiknya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved