Berita Banjarmasin

Menuai Protes, ini jawaban Wakasek Humas SMAN 2 Banjarmasin

Wakasek Humas SMAN 2 Banjarmasin, Yudo Sasongko akan memberikan peluang besar terhadap nama calon siswa yang tercantum di via online tertampung

Menuai Protes, ini jawaban Wakasek Humas SMAN 2 Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/ghanie
Salah satu sudut yang semula menjadi tempat ditempelnya papan pengumuman kelulusan PPDB di SMAN 2 Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wakasek Humas SMAN 2 Banjarmasin, Yudo Sasongko, membenarkan akan memberikan peluang besar terhadap nama calon siswa yang tercantum di via online tertampung di sekolahnya, Sabtu (6/7/2019) sore tadi.

Namun sebelum hal tersebut dilakukan tentu ada beberapa tahapan lagi yang masih akan dilaksanakan pihaknya.

Satu diantaranya, Yudo akan melakukan sinkronisasi antara data di sekolahnya dengan SMAN 1 dan SMAN 6 Banjarmasin.

Hal ini bertujuan agar di kemudian hari tidak terjadi nama siswa ganda di satu sekolah dengan sekolah yang lain.

" Iya, baik data kelulusan online maupun offline nanti. Karena untuk menghindari data ganda siswa di sekolah-sekolah yang lain," terang Yudo.

Baca: Manfaatkan Pekarangan untuk Toga, Desa Tanta Wakili Tabalong ke Provinsi

Baca: Dibangun 2017, Pasar Cempaka Belum Juga Difungsikan

Baca: Meriahkan Festival Budaya Banjar dan Pariwisata 2019, 30 peserta ikuti Fashion Karnaval

Baca: Model Cilik Banua Berakting di Sinetron Fatih di Kampung Jawara

Lebih lanjut ia juga sedikit menyesalkan atas perbedaan data kelulusan yang pihaknya rilis melalui offline dengan pihak operator publish via online, Jumat kemarin.

Pasalnya, Yudo yang mengatakan data yang dirilisnya itu sudah merupakan hasil kesepakatan rapat pihaknya, dengan mengotak-kotakkan hanya sesuai jalur.

Justru malah dikeluarkan berbeda di via online yang bahkan meliputi sudah mencakup tiga jalur sekaligus yakni zonasi, prestasi dan mutasi.

" Makanya, data yang kami umumkan beda. Di offline cuman 281, di online malah 322. Jadi ada sekitar lebih sekitar 30 siswa lebih nanti. Itu belum termasuk siswa yang di jalur prestasi, karena pada saat kami rilis tidak termasuk di sana, berbeda di online yang merilis semua, " jelasnya.

Yudo juga mengaku bingung dengan rilis data kelulusan siswa yang berbeda antara pihaknya dengan online. Terlebih, website yang sebelumnya tidak bisa dibuka, justru telah merilis data kelulusan.

" Padahal data yang kami susun dan umumkan sudah sesuai kesepakatan rapat. Dan meranking beberapa siswa berprestasi. Tapi Jumat paginya, data di online publish berbeda," kata Yudo.

Baca: 50 Jenis Produk Unggulan HST Dipamerkan saat Harganas

Baca: Millenials Kill Everything Ungkap 50 Produk, Industri, dan Layanan Ini Alami Pergeseran Karena Ini

Meskipun demikian, ia mengaku tetap akan memberikan peluang besar kepada para pemilik nama tertera di online bersekolah di SMAN 2 Banjarmasin.

Meskipun pada Minggu (7/7/2019) siang besok, berencana akan kembali menggelar pertemuan dengan wali atau orangtua calon siswa.

" Ya mau tidak mau, kemungkinan besar akan kami terima, meskipun kelebihan sekitar 38 siswa. Apakah dengan ini nanti kami perlu menambah kelas, masih belum Tapi tetap, besok akan dibicarakan lagi," tutupnya. (Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizky Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved