Berita Regional

Risma Tugaskan Anak Buahnya Dampingi Bocah Korban Pengeroyokan 8 Orang di Surabaya

Risma menugaskan kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) untuk mendampingi korban pengeroyokan.

Risma Tugaskan Anak Buahnya Dampingi Bocah Korban Pengeroyokan 8 Orang di Surabaya
(YouTube)
Screenshot video viral pengeroyokan remaja putri yang terjadi di Surabaya timur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri RIsmaharini langsung bereaksi melihat video viral bocah perempuan dikeroyok 8 orang di Dharmahusada Indah Barat, Surabaya. 

Risma yang baru keluar dari rumah sakit usai menjalani perawatan itu, menugaskan kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) untuk mendampingi korban pengeroyokan.

Tak hanya itu, DP5A juga akan berkoordinasi dengan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

"Tim itu juga bertemu Unit PPA di Polrestabes, nanti hasil laporannya itu akan dilaporkan ke Ibu (Risma). Ibu akan menindak lanjuti laporan itu, biarkan proses itu berjalan, tapi pemerintah kota pasti akan intervensi dari sisi keluarga (korban)," tutur Kabag Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser, Jumat (5/7/2019).

Ia menambahkan, Risma memberikan perhatian besar terhadap kasus ini, karena ia fokus pada permasalahan anak dan sosial.

"Konsentrasi ibu yang besar itu kepada Sumber Daya Manusia, pendidikan, kesejahteraan, nah persoalan sosial ini kan berefek, pasti ibu perhatian di situ," imbuhnya.

Baca: Respons Keras Presiden Jokowi Sikapi Pengeroyokan Audrey yang Viral di Medsos, Sebut Sedih & Marah

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Chandra Oratmangun, mengatakan TKP video memang benar berada di Perumahan Galaxy Dharmahusada Indah Barat Surabaya, namun rumah pelaku di Jojoran, Gubeng.

"Iya benar TKP-nya di lokasi perumahan. Tapi rumahnya di Jojoran, Kecamatan Gubeng," katanya.

DP5A kini tengah melakukan pendampingan psikologis, karena korban maupun pelaku adalah anak-anak. 

Pengakuan Korban

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved