Berita Regional

Risma Tugaskan Anak Buahnya Dampingi Bocah Korban Pengeroyokan 8 Orang di Surabaya

Risma menugaskan kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) untuk mendampingi korban pengeroyokan.

(YouTube)
Screenshot video viral pengeroyokan remaja putri yang terjadi di Surabaya timur. 

Video viral bocah perempuan dianiaya 8 orang di Dharmahusada Indah Barat VIII Surabaya diduga berawal dari saling ejek.

Dari versi korban kepada polisi, permasalahan berujung penganiayaan tersebut bermula dari kesalahpahaman dan saling mengejek.

"Permasalahannya yang pasti saling mengejek sesama anak perempuan, itu pun keterangan sepihak dari korban. Kesalahpahaman," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, Sabtu (6/7/2019).

Baca: Sosok Pria di Video Viral Pengeroyokan Oleh Polisi Kerusuhan 22 Mei Bukan Bocah 15 Tahun

Namun, dugaan tersebut disebutkan Ruth akan diperjelas dengan keterangan dua pihak yaitu beberapa orang yang akan dipanggil, Senin (8/7/2019).

"Nanti jelasnya setelah melakukan pemeriksaan sembilan anak ya. Kalau hanya menjelaskan yang diperiksa korban dan satu saksi tidak akurat. Senin saja ya," kata Ruth.

Terkait kondisi korban maupun terlapor, Ruth mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya.

"Yang mendampingi dari DP5A, saya sudah memfasilitasi bertemu korban," pungkas Ruth.

Video Viral 

Sejumlah anak perempuan yang terlibat pengeroyokan diketahui masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar dan siswi SMA di Surabaya.

Mereka terlibat penganiayaan kepada seorang anak perempuan lainnya di tengah jalan perumahan Dharmahusada Indah Barat VIII Surabaya.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved