Berita Regional

Risma Tugaskan Anak Buahnya Dampingi Bocah Korban Pengeroyokan 8 Orang di Surabaya

Risma menugaskan kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) untuk mendampingi korban pengeroyokan.

(YouTube)
Screenshot video viral pengeroyokan remaja putri yang terjadi di Surabaya timur. 

Anak-anak yang terlihat pada video viral tersebut sempat meminta minum pada warga sekitar.

Anak-anak perempuan berjumlah delapan orang itu diketahui berkumpul di depan rumah nomor 205 Jalan Dharmahusada Indah Barat VIII Surabaya.

Mereka meminta minum kepada Arif dan Ivo yang berjaga di rumah tersebut.

"Baru lihat tadi video itu langsung ingat, loh ini kan anak-anak yang kemarin. Sempat minta air minum mereka," kata Arif, penjaga rumah, Kamis (4/7/2019).

Arif kurang mengingat hari kejadian tersebut, namun keberadaan anak-anak itu sekitar siang hari.

"Kalau bertengkarnya saya tidak tahu, di sini memang lama. Saya tahu mereka di depan sini kumpul," kata Arif.

Ditambahkannya, Arif mengira anak-anak tersebut bercanda sebab ia mendengar mereka berteriak dengan candaan.


Rumah di Jalan Dharmahusada Indah Barat VIII Surabaya yang menjadi lokasi pengeroyokan bocah perempuan di Surabaya timur. (tribun jatim/nurika anisa)

"Saya kan di dalam. Saya dengar di luar mereka seperti bercanda, teriak-teriak saya kira bercanda kan saya tidak tahu di luar pagar mereka sedang apa," kata Arif.

Hal tersebut juga dibenarkan Ivo. Saat melihat keberadaan anak-anak, ia tidak mengetahui telah terjadi pengeroyokaan.

"Tidak kenal juga, tapi memang di depan sini agak lama. Kaget saya lihat video itu kan anak-anak yang di depan," kata Ivo.

(Nurika Anisa/Delya Oktovie/surya.co.id)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Perintah Risma Intervensi Bocah Korban Pengeroyokan 8 Orang di Surabaya, Kasusnya Dipicu Hal Sepele

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved