Berita Kalteng

Tanam "si Pedas" dalam Polybag, Langkah Kreatif Ibu-ibu Persit Kodim 1011/Klk Hemat Belanja Dapur

Cara kreatif Ibu-ibu Persit Kodim 1011/Kualakapuas (Klk) untuk hemat belanja dapur dengan tanam sayuran hingga cabai memanfaatkan media polybag.

Tanam
Foto dari Kodim 1011/Klk
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXVII Kodim 1011/Klk Ny Sinta Bambang beserta anggota saat bersama-sama melaksanakan panen cabai hasil tanam di polybag. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Cara kreatif Ibu-ibu Persit Kodim 1011/Kualakapuas (Klk) untuk hemat belanja dapur dengan tanam sayuran hingga cabai memanfaatkan media polybag.

Ini terus ditekuni beberapa waktu terakhir dan begitu bermanfaat.

Apalagi saat waktu panen tiba, mereka panen dan hasilnya bisa untuk masak dan tentu ini menghemat pengeluaran belanja.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXVII Kodim 1011/Klk Ny Sinta Bambang beserta anggota pun bersama-sama melaksanakan panen cabai di Demplot Polybag Makodim 1011/Klk.

Penuh kegembiraan dalam kebersamaan Ibu-ibu Persit saat panen "si pedas" dalam polybag hasil tanaman mereka sendiri.

Dandim 1011/Klk, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, Sabtu (6/7/2019) mengatakan program ini merupakan pembelajaran bahwa cabai sebenarnya mudah ditanam di pekarangan yang sempit dengan memanfaatkan polybag.

Baca: Benarkah Minum Jus Detoks Menyehatkan? Sebaiknya Buat alam Bentuk Smoothies agar Berserat

Baca: Ungkapan Cinta Luna Maya di Kampung Halaman Reino Barack Suami Syahrini, Ada Simbol Cinta

Baca: Resiko Terburuk Raffi Ahmad Tetap Bekerja Meski Sakit Parah, Suami Nagita Slavina Absen Youtube

Baca: Kehamilan Hilda Vitria Bocor Setelah Kriss Hatta Bebas, Sahabat Eks Billy Syahputra Ungkap Ini

"Hal ini terlihat dengan hasil ketekunan ibu-ibu persit, tidak hanya di demplot Makodim bahkan di setiap perumahan dinas Makodim sudah kami terapkan penanaman cabai dalam polybag," kata Dandim.

Dilanjutkannya, minimal kini di setiap rumah ada empat hingga lima polybag tanaman cabai hasil tanaman para ibu-ibu persit.

"Harga cabai sendiri sering mengalami naik turun, ketika terjadi kelangkaan cabai maka tentu saja harganya pun menjadi melesat jauh, sehingga cabai bak makanan mewah yang sulit didapat", tambah Ny Sinta Bambang.

Bagi para penggemar cabai, pasti akan galau jika harga cabai sedang naik-naiknya.

"Untuk itu kami menyiasatinya dengan menanam cabai di rumah dengan memanfaatkan polybag," ujarnya.

Masih menurutnya, ini merupakan solusi bagi yang tidak memiliki halaman rumah yang luas atau tidak memiliki kebun.

"Dan tentunya ini juga bisa mengurangi pengeluaran biaya belanja ibu-ibu", pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved