Berita HSS

Buka PPDB Sampai 15 Juli, Pendaftar di SMPN 1 Loksado Didominasi dari Desa Terpencil

SMPN 1 Loksado di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan memberikan waktu cukup panjang untuk masa pendaftaran peserta didik baru (PPDB).

Buka PPDB Sampai 15 Juli, Pendaftar di SMPN 1 Loksado Didominasi dari Desa Terpencil
Kepsekala SMPN 1 Loksado untuk Banjarmasinpost
Kepala SD Tumingki mendaftarkan siswanya ke SMPN 1 Loksado. Pihak SMPN 1 tersebut membuka pendaftaran seka 1 Mei hingga 15 Juli 2019 mendatang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - SMPN 1 Loksado di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan memberikan waktu cukup panjang untuk masa pendaftaran peserta didik baru (PPDB).

Dimulai sejak 1 Mei 2019, pihak sekolah masih memberi kesempatan kepada siswa untuk mendaftar sampai 15 Juli 2019 mendatang.

Kepala SMPN 1 Loksado, Artani, yang dihubungi banjarmasinpost.co.id, Minggu (7/7/2019) menjelaskan, sampai sekarang siswa yang mendaftar jumlahnya 60 orang.

"Karena tersedia tiga kelas, kami masih membuka pendaftaran untuk menambah jumlah siswa,”katanya.

Mengenai sistem zonasi, Artani menyatakan tidak memberikan dampak yang berarti di sekolah yang dipimpinnya.

Baca: Hilda Vitria Disebut Hamil Saat Dinikahi Kriss Hatta Diungkap Angela Tee, Iis Dahlia: Ya Allah

Baca: Nama Selingkuhan Anang Hermansyah Diungkap pada Ashanty, Ayah Aurel Hermansyah Sebut Pacar Baru

Baca: Daftar Penyebab Kanker Paru-paru, Penyakit Diidap Sutopo Purwo, Sama Kanker Darah Ani Yudhoyono?

Baca: Sindiran Maia Estianty Sebut Pengkhianat untuk Pengkhianat, Ahmad Dhani dan Mulan Jameela?

“Soalnya SMPN 1 Loksado salah satu sekolah yang menjadi tujuan utama lulusan SD di wilayah kecamatan Loksado. Selain siswa dari warga di sekitar, banyak juga yang mendaftar dari luar desa, karena tidak ada SMP terdekat di sekitarnya sehingga sekolah kami lah yang dipilih,”ungkapnya.

Disebutkan, SMPN 1 Loksado memiliki delapan kelas, tiga kelas di antaranya untuk kelas VII.

Minat siswa melanjutkan ke SMP, kata Artani terus meningkat karena para guru SD di desa-desa terpencil terus memotivasi masyarakat suku Dayak Loksado agar anak-anak mereka melanjutkan ke SMP.
Bahkan salah satu sekolah, yaitu SD Tumingki 2 kepseknya turun langsung mendaftarkan siswa-siswi lulusan SD tersebut, termasuk mengurus administrasinya.

“SD Tumingki itu jaraknya cukup jauh dari SMPN 1 Loksado, jadi Kepseknya yang mendaftarkan,” kata Artani.

Selain didaftarkan pihak sekolah, rata-rata siswa didaftarkan orangtuanya.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved