Berita Banjarmasin

Penyelenggaraan Keolahragaan Kalsel Jadi Contoh bagi Pemprov dan DPRD Sulbar

Tak melulu lakukan kunjungan kerja ke luar daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) juga tak jarang menjadi

Penyelenggaraan Keolahragaan Kalsel Jadi Contoh bagi Pemprov dan DPRD Sulbar
banjarmasinpost.co.id/acm
Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Arman Salimin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak melulu lakukan kunjungan kerja ke luar daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) juga tak jarang menjadi tujuan kunjungan kerja DPRD berbagai daerah di Indonesia.

Belakangan Provinsi Kalsel menjadi daerah studi banding DPRD beserta Eksekutif Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terkait Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Keolahragaan.

Dijelaskan Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Arman Salimin, saat berkunjung ke Rumah Banjar beberapa waktu lalu, pihaknya secara spesifik datang ke Kalsel untuk mempelajari dan mencontoh optimalisasi manajemen anggaran penyelenggaraan olahraga.

Klasifikasi cabang olahraga yang diatur oleh Perda Penyelenggaraan Olahraga di Kalsel menurutnya patut di contoh.

Dengan adanya Perda ini masing-masing cabang olahraga diklasifikasikan dengan pemeringkatan yaitu tingkat madya atau tingkat utama.

Dimana cabang olahraga dengan prestasi baik dan masuk ke tingkat utama akan mendapatkan fokus lebih termasuk dari sisi anggaran dari Pemerintah Daerah.

Hal ini menurutnya dapat mempermudah fokus pengembangan Cabang-Cabang olahraga yang berprestasi untuk dijadikan unggulan.

Baca: Sempat Semangati Istri SBY, Ani Yudhoyono, Sutopo Purwo Nugroho Akhirnya Meninggal Dunia di China

Baca: Waduk Mosul Kering, Istana Kuno Diduga Peninggalan Kota Kuno Zakhiku Ditemukan di Dasar Waduk

Baca: Diduga Terjebak Saat Kebakaran 6 Ruko di Pekan Baru, Jasad Wanita Ini Ditemukan di Kamar Mandi

Baca: Beda dengan Syahrini yang Terima 40 M dari Reino Barack Saat Menikah, Nia Ramadhan Hanya Terima Ini

"Jadi masing-masing cabang olahraga lebih kompetitif dan menggenjot diri supaya dapat prestasi dan mendapatkan klasifikasi dan kucuran dana lebih besar dari Pemda. Itu menurut saya di Kalsel yang akan di contoh," kata Arman.

Ditambahkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar, M Hamish penerapan sistem manajemen penganggaran keolahragaan tersebut membuktikan dapat menggenjot prestasi olahraga Kalsel.

"Terlihat di PON Jawa Barat kemarin, kami cuma dapat beberapa perunggu dan satu perak dibanding Kalsel yang jauh lebih baik. Karena itu kami ke Kalsel," kata M Hamish.

Walau akui anggaran Penyelenggaraan Keolahragaan di Sulbar masih jauh tertinggal dari sisi nilai anggaran, namun Ia optimis setidaknya penerapan optimalisasi sistem dapat membantu perbaiki manajemen anggaran olahraga dan genjot prestasi olahraga Sulbar.

"Memang sisi anggaran jauh berbeda kami cuma sekitar sebelas miliar dari Daerah Sedangkan di Kalsel mencapai ratusan miliar. Tapi setidaknya dengan pemeringkatan cabang olahraga bisa optimalkan anggaran yang ada munculkan Cabang olahraga unggulan," kata M

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved