Berita Kalteng

Status Siaga Boleh Gunakan Anggaran Bencana Karhutla, Polisi Ancam Tindak Warga Bakar Lahan

Anggaran untuk kegiatan pemamdaman kebakaran sudah bisa digunakan untuk pencegahan kebakaran lahan musim kemarau

Status Siaga Boleh Gunakan Anggaran Bencana Karhutla, Polisi Ancam Tindak Warga Bakar Lahan
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Petugas saat berada di lokasi kebakaran lahan untuk melakukan pemadaman lahan yang terbakar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Peringatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tjilik Riwut Palangkaraya , Kalimantan Tengah terkait kemarau pajang yang mungkin terjadi di Kalteng dalam tahun ini dan siklus kekeringan EL Nino diperkirakan terjadi tahun 2020 disikapi serius berbagai kalangan.

Ancaman kebakaran lahan sporadis yang bisa menyebabkan kabut asap dan bisa berdampak pada pencemaran udara serta berdampak pada kesehatan dan perekonomian masyarakat di Kalimantan Tengah dilakukan antisipasi sejak dini oleh berbagai lembaga.

Status Siaga Darurat Karhutla hingga , Minggu (7/7/2019) masih ditetapkan untuk Kalimantan Tengah, sebagai upaya menggerakkan semua komponen masyarakat, terutama petugas pemadam kebakaran dan orgaisasi sosial lainnya termasuk kalangan relawan pemadaman kebakaran untuk bergerak bersama memadamkan api yang membakar lahan gambut,hutan dab semak belukar.

Bahkan Sekda Prov Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan, dengan ditetapkannya status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan tersebut, maka semua komponen masyarakat terutama lembaga pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan disiagakan bisa bekerja optimal.

Baca: Luna Maya Belum Berjodoh dengan Faisal Nasimuddin, Simak Terawangan Denny Darko

Baca: BNI Borong 12 Penghargaan Banking Service Excellence Award 2019

Baca: Sempat Galau Anaknya Gagal PPDB di Dua Sekolah, Ranita Kini Akhirnya Lega

Baca: Bagi-bagi Kursi Menteri, PKB Relakan Kursi Menpora

"Semua lembaga pemadam kebakaran, tim serbu api, manggaka agni hingga relawan untuk pemadaman kebakaran lahan sudah bisa bekerja dalam mencegah kebakaran lahan, karena anggaran untuk kegiatan pemamdaman kebakaran sudah bisa digunakan untuk pencegahan kebakaran lahan musim kemarau sekarang," ujarnya.

Dikatakan , pihaknya juga masih menunggu persetujuan pusat untuk perminataan enam helikopter pembom air untuk penanggulangan kebakaran lahan jika tak bisa dipadamkan dari darat.

Baca: Timnas Brasil Siap Rebut Gelar ke-5 Juara Copa America, Ini Kata Pemain Brasil Jelang Melawan Peru

Baca: Promosikan Siam Unus Mutiara, Helda Raih Juara 3 Putri Otonomi Daerah

"Enam Helikopter tersebut rencanannya tiga stand di Bandara Tjilik Riwut, satu di Bandara H Asan, Sampit dan dua standby di Bandara Iskandar Pangkalanbun, kami masih menunggu kedatangannya," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan, pihkanya mengimbau warga jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, karena akan kena sanksi bagi pelakunya."Sanksi hukum akan diberlakukan bagi yang membakar lahan saat ini, jadi jangan membakar" ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved