Berita Regional

6 Orang Derita Luka Bakar Tersambar Api Pembakaran Jenazah Saat Prosesi Ngaben di Klunkung Bali

Murdika dan lima warga lainnya mengalami luka bakar, setelah insiden yang terjadi saat upacara ngaben massal di Setra Desa Negari.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
PALING PARAH - Wayan Murdika mendapatkan perawatan intensif di RSUD Klungkung, Minggu (7/7). Murdika mengalami luka bakar paling parah dan harus dirujuk ke RSUP Sanglah. 

Sementara tiga warga lainnya mengalami luka ringan dalam insiden itu yakni, I Komang Andreas Putra (9), I Putu Adi Kencana (10), dan Nyoman Cita (53).

"Insiden ini terjadi saat mempersiapkan kompor untuk pembakaran jenazah," jelas Kapolsek Luh Wirati.

Wirati mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika pemilik kompor jenazah, Ngakan Nyoman Brata, sedang mempersiapkan piranti kompor menjelang pembakaran jenazah.

Setelah piranti terpasang, namun selang mampet dan tidak bisa menyalurkan bahan bakar.

"Kemudian kompor itu diganti, dengan kompor cadangan. Saat ganti kompor itu, selang dibuka dan keluar sedikit bahan bakar dari selang," jelas Wirati.

Ketika itulah, ada warga yang menyalakan api karena hendak menghidupkan dupa. Api langsung menyambar selang.

Tekanan udara dari kompor jenazah, membuat api menyambar dengan liar, dan membakar warga yang berkerumun di sekitar TKP.

Baca: 19 Gempa Susulan Pascagempa Magnitudo 7 di Ternate, Tsunami Dicabut Warga Tetap Mengungsi

Dua warga bahkan tubuh beserta pakaiannya terbakar, dan menyebabkan kepanikan di Setra Desa Negari.

"Warga yang mengalami luka bakar parah, langsung dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan perawatan medis. Walaupun sempat terjadi insiden, upacara pengabenan tetap dilanjutkan hingga usai," jelas Wirati.

Dirujuk ke Sanglah

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved