Berita Banjarbaru

Antisipasi Karhutla, BPBD Banjarbaru Maksimalkan Peran Masyarakat Peduli Api

BPBD Kota Banjarbaru akan memaksimalkan keberadaan para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA).

Antisipasi Karhutla, BPBD Banjarbaru Maksimalkan Peran Masyarakat Peduli Api
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
simulasi penanggulangan kebakaran lahan dan hutan dengan alat baru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU-Antisipasi dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Banjarbaru terus dilakukan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru akan memaksimalkan keberadaan para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA).

Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Suriannor Akhmad mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BPBD provinsi dengan baik.

"Kita juga sudah siap siaga terkait dengan Karhutla di wilayah Kota Banjarbaru meski dengan keterbatasan perlengkapan," katanya.

Dengan kemampuan terbatas itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla dan memaksimalkan para relawan MPA.

"MPA yang sudah dibentuk ada di delapan kelurahan yang terbagi di empat kecamatan. Satu MPA di Kecamatan Cempaka, empat MPA ada di Kecamatan Landasan Ulin dan Tiga MPA di Kecamatan Liang Anggang," katanya.

Baca: Menilik Pengolahan Kapur Gamping, Tiga Hari Tiga Malam Tunggui Nyala Api

Baca: Kadisdik Banjarmasin Sebut 1.161 Siswa Lulusan SD di Banjarmasin Belum Tertampung

Baca: Tak Hanya Benjolan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tunjukkan Bengkak di Leher

Baca: Kalsel Bulat Dukung Maming, 22 Rekomendasi Calonkan Ketua Umum BPP HIPMI

Baca: Perda Metrologi Legal di Sahkan, Sekda Kotabaru Harapkan Ini

Masing-masing MPA ada lima anggota, namun karena antusias para masyarakat bergabung di MPA jumlahnya bisa mencapai 15 anggota.

Untuk delapan kelurahan terdiri atas Sungai Tiung, Syamsudin Noor, Guntung Payung, Guntung Manggis, Landasan Ulin Timur, Landasan Ulin Utara, Landasan Ulin Selatan serta Landasan Ulin Tengah.

Untuk MPA juga sudah dilengkapi dengan satu unit kendaraan roda tiga. Satu buah tandon air, seragam, serta satu unit mesin portable untuk menyemprotkan air.

Para MPA juga dilatih dan membekali mereka dengan teknik penanggulangan kebencanaan. Sehingga saat ada Karhutla bisa langsung ditangani dengan cepat," katanya.

Untuk pendirian posko khusus dari BPBD Banjarbaru akan dilakukan pada pertengahan Juli ini.

Pihaknya juga akan melakukan pemantau di kawasan yang rawan karhutla seperti di wilayah Landasan Ulin, Liang Anggang dan sebagian di Cempaka. (Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved