Berita Kalteng

Kepala Kemenag Palangkaraya Ingatkan Calhaj Lansia Rentan Penyakit Dampak Suhu Udara Panas

Suhu udara di Arab Saudi dalam musim haji tahun 2019 ini, cukup tinggi hingga mencapai 48 derajat celcius bahkan bisa naik mencapai 52 derajat.

faturahman
Persiapan pemberangkatan Calhaj Kalteng, dilakukan oleh tim pemberangkatan dan pemulangan Calhaj di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kepala Kementerian Agama Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, H Baihaqi, mengingatkan kepada Calon Jemaah Haji (Calhaj) yang akan berangkat dalam tahun 2019 ini, agar banyak minum air putih, makan buah, vitamin serta mengurangi bepergian keluar pemondokan saat di Arab Saudi.

Dikatakan, Baihaqi, suhu udara di Arab Saudi dalam musim haji tahun 2019 ini, cukup tinggi hingga mencapai 48 derajat celcius bahkan bisa naik mencapai 52 derajat celsius sehingga calhaj harus benar-benar menjaga stamina tubuh saat melakukan rangkaian ibadah haji tersebut agar tidak sakit.

Diakui dia, calhaj yang paling rentan terserang penyakit dampak peningkatan suhu udara saat musim panas tersebut adalah yang umurnya tua, atau lansia,sehingga diharapkan kondisi tubuh benar-benar harus fit ketika menjalankan rangkaian ibadah haji dalam tahun 2019 ini di Arab Saudi.

Baca: Pemberangkatan Calhaj Kalteng ke Syamsudin Noor Banjarmasin Tunggu Hasil Tender Pemprov Kalteng

"Tahun ini Calhaj Kota Palangkaraya mencapai 323 orang dan rencananya akan ada tambahan mencapai 14 orang lagi sehingga jumlahnya mencapai 337 orang, selayaknya Bulan Juli ini sudah berangkat, tapi kami masih menunggu dari Provinsi," ujarnya lagi.

Dikatakan soal rencana penambahan quota haji tahun ini, se -Indonesia dapat 10 ribu calhaj sehingga Kalteng dapat 303 , untuk Kota Palangkaraya dapat tambahan 14 orang.

"Untuk quota Kalteng mencapai seribu enam ratusan dengan penambahan tersebut,"ujarnya.

Tunggu Pemprov Kalteng

Calon jemaah haji Kalimantan Tengah, hingga, Senin (8/7/2019) masih menunggu keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terkait pemberangkatan jemaah dari embarkasi antara Tijik Riwut Palangkaraya menuju Bandara Samsudinoor, Kalimantan Selatan.

Belum jelasnya pesawat yang akan mengantarkan calon jemaah haji Kalteng dari Bandara antara Tjilik Riwut Palangkaraya menuju embarkasi Bandara Samsudinnor, Kalsel menjadi kendala untuk pengantaran calon jemaah haji Kalteng dalam pemberangkaran tahun 2019 ini.

Baca: Realisasi Program PTSL Kalteng Belum Berjalan Optimal, Laporan Belum Sampai ke BPN Kalteng

Ada dua kemungkinan untuk pengantaran Calon jemaah haji Kalteng ke Bandara Samsuddinoor, Kalsel, yakni kemungkinan lewat jalur darat atau tetap lewat pesawat dari Bandara Tjilik Riwut menuju Bandara Samsudinoor, Kalimantan Selatan.

"Kami sebagai calon jemaah hanya bisa menunggu saja, untuk pemberangkatan tahun 2019 ini, karena belum ada kepastian dari Pemprov Kalteng apakah kami dari Palangkaraya langsung lewat darat ke Kalsel atau lewat Bandara Tjilik Riwut naik pesawat ke Bandara Samsudinoor Kalsel, belum ada kejelasan," ujar Eva salah satu calhaj asal Sampit, Senin (8/7/2019).

Sementara itu, Sekda Prov Kalteng, Fahrizal Fitri, mengakui, hingga saat ini pihaknya belum bisa menentukan pemberangkatan calhaj Kalteng dari Palangkaraya menuju Bandara Samsudinoor Kalsel, karena masih menunggu hasil lelang untuk maskapai pesawat yang akan mengantarkan calhaj ke Kalsel.

Baca: Gempa 7 Magnitudo, Boulevard Manado Sepi, Warga Boltim Panik dan Lari ke Kantor Bupati

"Kami masih menunggu hasil lelang untuk maskapai yang akan mengantarkan calhaj ke Kalsel, tanggal 9 bulan ini akan ketahuan pemenangnya. Itupun, maskapai pemenang lelang harus setuju dengan flapon anggaran yang telah ditentukan dalam pengantaran calhaj ke Bandara Samsudinoor tersebut," ujarnya.

Dikatakan, jika maskapai pemenang tender dalam pelelangan sepakat dengan harga pagu pemberangkatan yang telah ditetapkan, maka calhaj Kalteng tetap akan diantarkan naik pesawat terbang menuju Bandara Samsudinor.

"Tapi jika ternyata maskapai tidak sepakat dengan flapon harga pagu yang ditetapkan, maka kemungkinan besar Calhaj Kalteng ke Kalsel akan melalui jalur darat menuju Samsudinoor,"ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved