Breaking News:

Serambi Mekkah

Badarudin Harapkan Smart City Permudah Pelayanan Pemkab Kepada Masyarakat

Bupati Banjar, H Khalilurrahman membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Gerakan Menuju 100 Smart City di Mahligai Sultan Adam Martapura

Kominfo banjar
Bupati Banjar, H Khalilurrahman membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Gerakan Menuju 100 Smart City di Mahligai Sultan Adam Martapura, Kabupaten Banjar, Selasa (9/7) 

Pada tahun 2017 telah terpilih 25 kota/ kabupaten dan pada tahun 2018 sebanyak 50 kota/ kabupaten telah terpilih lagi berdasarkan assesment dari tim ahli dari berbagai kalangan yang ditunjuk oleh Kemkominfo yang terdiri dari elemen pemerintah, swasta, Ikatan Konsultan Teknologi Informasi Indonesia (IKTII), dan para akademisi.

Pada tahun 2019 ini akhirnya Kabupaten Banjar terpilih sebagai salah satu dari 25 kabupaten/kota yang termasuk dalam Gerakan Menuju Smart City di Indonesia.

Dengan terpilihnya Kabupaten Banjar dalam 100 Smart City, maka akan mendapatkan pendampingan untuk menyiapkan masterplan Smart City.

Pada 15 Mei 2019, sudah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika tentang Implementasi Gerakan menuju 100 Smart City Kabupaten Banjar.

"Saya minta dukungan segenap elemen baik itu dari pemerintah, DPRD, dunia usaha serta warga masyarakat. Mari kita berkomitmen penuh untuk mensukseskan Gerakan Menuju 100 Smart City yang sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat. Khusus kepada Semua SKPD agar berperan serta dalam kegiatan ini, sesuaikan rencana kerja dengan masterplan yang akan kita buat," tambah pria yang akrab disapa Guru Khalil itu.

Ketua RAPI Kabupaten Banjar, Badarudin merasa bangga Martapura terpilih untuk program Smart City dari Kementerian Kominfo.
Menjadi harapannya, dengan program Smart City nantinya dapat memberikan fasilitas teknologi dan informasi untuk pelayanan publik, sehingga memberikan dampak yang posifit dalam pengelolaan kota.

"Pelayanan publik yang cepat seperti perizinan, investasi, kependudukan dan lainnya bisa lebih efisien dan memudahkan masyarakat yang berurusan, termasuk layanan kesehatan,” harap Badarudn. (AOL/*)

Penulis:
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved