Berita Tapin

Apam Olahan Acil Inur Tampil di Festival Budaya Banjar, Paman Birin Turut Mencicipi

Kue Apam Kalangkatik itu buatan Acil Inur, yang membuat stand Kabupaten Tapin dikerubungi pengunjung, termasuk Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Apam Olahan Acil Inur Tampil di Festival Budaya Banjar, Paman Birin Turut Mencicipi
Dari Humas Pemkab Tapin untuk BPost
Bupati Tapin HM Arifin Arpan cicipi apam di stand Kabupaten Tapin di Festival Budaya Banjar dan Pariwisata 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Stand Kabupaten Tapin di ajang Festival Budaya Banjar dan Pariwisata di Tugu Nol Kilometer (O KM) Siring Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Sabtu (6/7/2019) menampilkan kuliner kue Apam.

Kue Apam Kalangkatik itu buatan Acil Inur, yang membuat stand Kabupaten Tapin dikerubungi pengunjung, termasuk Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sempat mencicipi apam buatannya.

"Saya senang pak Gubernur Kalsel Sahbirin menikmati apam bikinan saya. Saya juga diberi uang Rp 1 Juta," kata pemilik nama lengkap Siti Aisyah kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Senin (8/7/2019).

Apam Kalangkatik diakuinya cirinya dari gulanya yang asli langsung dari pohon aren di Kandangan, Hulu Sungai Selatan sehingga tidak terasa pahit.

Baca: Baru Berusia 18 Tahun, Aditya Bersyukur Sudah Bisa Berangkat Haji.

Baca: Link Sbmptn.ac.id Pengumumuman SBMPTN 2019 Dapat Diakses pada Selasa, 9 Juli 2019

Baca: Nurhayah Mengaku Masih Kuat, Jemaah Haji Kloter Pertama Mulai Masuk Asrama Haji

Baca: Musim Haji, Pasokan Avtur Pertamina untuk Penerbangan Haji 2019 Meningkat 4,5 Persen

Acil Inur mengaku sudah 20 tahun menjual apam Kalangkatik. Disebut Kalangkatik karena rumahnya dan warungnya berada di Jalan Kalangkatik.

Cara membuat adonan apam Kalangkatik belajar dari ibunya dan neneknya. Usaha apam itu pertama dilakukan Neneknya di Pasar Lima Kota Banjarmasin.

Kemudian usaha itu diteruskan ibunya di Pasar Lama Rantau. Dulunya, ibundanya berdagang di belakang Pos Polisi sebelum lokasi itu dibongkar dan dijadikan RTH Rantau.

"Saya sembilan bersaudara semuanya pandai membuat apam. Cuma yang lainnya sibuk sehingga usaha berdagang apam hanya saya yang meneruskan hingga kini," katanya.

Apam buatan Acil Inur ini, sudah dikenal di Kota Balikpapan. Ceritanya yang punya hajat perkawinan ingin menyiapkan suguhan Apam khas Tapin.

Baca: DPO Enam Bulan Kasus Sabu Satu Ons Ditangkap, Dayat Mengaku Ngumpet di Surabaya

Baca: Wakil Wali Kota Banjarmasin Mantap Maju Pilkada Kota Banjarmasin 2020

Baca: Antisipasi Karhutla, BPBD Banjarbaru Maksimalkan Peran Masyarakat Peduli Api

"Bahan apam disiapkan tuan rumah. Saya cuma membuat adonan dan membakarnya di tuangan saja untuk para tamu," katanya.

Selepas Festival Budaya Banjar kemarin, Acil Inur diminta nomor teleponnya oleh warga di Kota Banjarmasin yang ingin merasakan apam Kalangkatik untuk disuguhkan kepada tamu dan undangan perayaan perkawinan.

"Alhamdulillah, ikut pertama kali di Festival Budaya Banjar kemarin sudah ada yang pesan ingin dibuatkan apam khas Tapin," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved