Berita Banjar

Miliki Prospek Menjanjikan, Belasan Petani Banjar Antusias Belajar Budidaya Jamur Tiram

Belasan Warga Murungkenanga, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), antusias belajar membudidayakan jamur tiram, Selasa

Miliki Prospek Menjanjikan, Belasan Petani Banjar Antusias Belajar Budidaya Jamur Tiram
Dinas TPH Banjar untuk BPost
ANTUSIAS - Warga Murungkenanga antusias belajar budidaya jamur tiram di kantor desa setempat, Selasa (9/7). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Belasan Warga Murungkenanga, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), antusias belajar membudidayakan jamur tiram, Selasa (09/07/2019).

Sedikitnya 15 orang yang belajar budidaya jamur yang digelar Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Banjar tersebut. Sebagian besae dari mereka adalah petani.

Narasumber pada pelatihan tersebut adalah pelaku usaha jamur ternama di Kalimantan Selatan yakni Muhammad Hafiz Ansari. Usaha jamurnya berada di Kota Banjarbaru.

"Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan pelatihan penerapan teknologi pertanian modern bercocok tanam Program Peningkatan Produksi Pertanian," ucap Rita Zahara, kasi Pengkajian dan Penerapan Teknologi Ketika, Dinas TPH Banjar.

Pelatihan teknologi budidaya jamur tiram tersebur berlangsung di Kantor Desa Murungkenanga. Secara resmi dibuka oleh Kabid Teknologi Pertanian Pengolahan dan Pemasaran Hj Candra Dewi.

Baca: Atlet HST Tak Pernah Absen Pulang Selalu Bawa Medali

Baca: Renovasi Jembatan Pangkalan Murung Pudak Telan Biaya Rp 7 Miliar, Bakal Bisa Dilalui Roda 4

Baca: Link Pengumuman SBMPTN 2019 di Sbmptn.ltmpt.ac.id, 168.742 Peserta Lolos

Baca: Bersama Global Qurban, Bahagiakan Jutaan Saudara Hingga ke Sudan

"Pelatihan ini merupakan upaya pengembangan diversifikasi tanaman hortikultura. Dinas TPH Banjar akan mengembangkan komoditas jamur tiram karena budidaya jamur merupakan salah satu potensi bisnis yang sangat menjanjikan jika dikembangkan di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia," sebutnya.

Di Kabupaten Banjar, lanjut Dewi, ejak pertengahan Juni 2007 telah mencoba mengembangkan budidaya jamur terutama jamur tiram. Ini setelah dilakukan percobaan jamur tiram tumbuh dan berkembang cukup baik.

Kepala Dinas TPH Banjar H Muhammad Fachry mengatakan pelatihan budidaya jamur tiram merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan petani dalam mengadopsi paket teknologi.

"Budidaya jamur tiram memiliki prospek usaha yang menjanjikan, bernilai ekonomi tinggi, target pemasaran luas dan cara pembudidayaan mudah serta dapat dilakukan dalam skala rumah tangga," sebutnya.

ANTUSIAS - Warga Murungkenanga antusias belajar budidaya jamur tiram di kantor desa setempat, Selasa (9/7/2019).
ANTUSIAS - Warga Murungkenanga antusias belajar budidaya jamur tiram di kantor desa setempat, Selasa (9/7/2019). (Dari Dinas TPH Banjar untuk BPost)

Kebutuhan para pembisnis makanan terhadap jamur tiram, kata Fachry, makin meningkat dari waktu ke waktu. Ini membuat potensi bisnis jamur tiram sangat menjanjikan untuk dikembangkan.

Baca: Mahasiswa UTY Wakili Indonesia Pada Kompetisi IT di New York AS

Baca: Hasil Persebaya vs Barito Putera Liga 1 2019 : Barito Imbangi Bajul Ijo di Babak Pertama, Skor 0-0

Baca: Kriss Hatta Akan Tetap Jadikan Hilda Vitria Istri untuk Pembalasan? Ini Terawangan Denny Darko

"Peluang usaha bisnis jamur tiram bisa dijalankan oleh siapa saja bahkan sebagai pembisnis yang masih pemula," jelas Fachry.

Sementara itu, Kades Murungkenanga, Mahfudz, mengucapkan terima kasih kepada Dinas TPH Banjar atas pelatihan yang diberikan kepada warganya.

"Semoga warga kami dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat selama pelatihan ini, dan saya pribadi berharap tersebarnya teknologi pertanian kepada masyarakat lainnya," ucapnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)
 

Penulis: Royan Naimi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved