Berita Tanahbumbu

Pasar Tradisional Penyumbang Terbanyak Sampah Plastik di Tanahbumbu, Ini Kata Kadis LH

Berdasar hasil prediksi, pengurangan limbah plastik diberlakukan dalam berapa bulan ini baru bisa mencapai angka 1 sampai 2 persen.

Pasar Tradisional Penyumbang Terbanyak Sampah Plastik di Tanahbumbu, Ini Kata Kadis LH
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kepala DLHD Kabupaten Tanahbumbu Rahmat Prapto Udoyo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Tanahbumbu Rahmat Prapto Udoyo menyebut, pasar tradisional salah-satu pusat perbelanjaan menjadi penyumbang kantong kresek terbanyak.

Menurut Rahmat, pasar tradisional diakui salah satu menjadi penyumpang sampah plastik.

Berdasar hasil prediksi, pengurangan limbah plastik diberlakukan dalam berapa bulan ini baru bisa mencapai angka 1 sampai 2 persen.

"Belum (mengevaluasi) jauh ke sana. Paling pengurangannya 1 sampai 2 persen," jelas Rahmat kepada banjarmasinpost.co.id, kemarin.

Masih kecilnya angka persentasi pengurangan sampah plastik, karena aturan diberlakukan pemerintah daerah hanya pada pasar modern. Belum merambah ke pasar-pasar rakyat (tradisional).

Baca: Pertamina Tindak Tegas 8 Pangkalan Gas Elpiji di Palangkaraya, 2 Diskorsing, 6 Dicabut Izinnya

Baca: Rusli Makin Susah Dapatkan Gas LPG 3 Kilogram di Palangkaraya, Pengecer Seenaknya Jual di Atas HET

"Kecil, karena baru di pasar modern. Tapi bisa dilihat sudah jarang ada yang membuang sampah plastik, misal di jalan atau dari mobil setelah belanja di pasar modern," katanya.

Meski demikian, upaya pengurangan penggunaan sampah plastik belum diberlakukan di titik-titik pusat perbelanjaan tradisional.

Rahmat menyatakan, sebelum pengurangan penggunaan sampah plastik untuk pedagang di pasar tradisional diterapkan. Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke para pedagang.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved