Berita Tabalong

Renovasi Jembatan Pangkalan Murung Pudak Telan Biaya Rp 7 Miliar, Bakal Bisa Dilalui Roda 4

Tahun ini jembatan gantung di Desa Pangkalan Kecamatan Murung Pudak menghubungkan dengan Kecamatan Tanjung mendapatkan giliran direnovasi

Renovasi Jembatan Pangkalan Murung Pudak Telan Biaya Rp 7 Miliar, Bakal Bisa Dilalui Roda 4
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Jembatan gantung di Desa Pangkalan Kecamatan Murung Pudak ini salah satu jembatan yang tersisa di Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabalong kembali meningkatkan infrastruktur jembatan.

Tahun ini  jembatan gantung di Desa Pangkalan Kecamatan Murung Pudak menghubungkan dengan Kecamatan Tanjung mendapatkan giliran direnovasi.

 Kepala Dinas Pekerjaan Umum M Noor Rifani mengatakan anggaran yang digunakan untuk pembangunan jembatan tersebut senilai Rp 7 miliar dan saat ini memasuki proses lelang dan akan segera dilakukan pekerjaan.

 “Jembatan gantung yang saat ini hanya bisa digunakan untuk para pejalan kaki dan kendaraan roda dua akan ditingkatkan menjadi jembatan gantung yang bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, namun masih berupa jembatan gantung,” ujarnya, Selasa (08/07/2019).

Baca: Link Pengumuman SBMPTN 2019 di Sbmptn.ltmpt.ac.id, 168.742 Peserta Lolos

Baca: Mahasiswa UTY Wakili Indonesia Pada Kompetisi IT di New York AS

Baca: Hasil Persebaya vs Barito Putera Liga 1 2019 : Barito Imbangi Bajul Ijo di Babak Pertama, Skor 0-0

Baca: Kriss Hatta Akan Tetap Jadikan Hilda Vitria Istri untuk Pembalasan? Ini Terawangan Denny Darko

 Rifani menambahkan Pengerjaan jembatan juga diawasi oleh Kejaksaan Negeri Tabalong melalui Program Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4).

Jembatan gantung di Pangkalan berada tak jauh dari taman Murung Pudak sehingga saat ini masih banyak dimanfaatkan untuk warga melintas. Pasalnya lebih cepat untuk menuju Kota Tanjung.

Namun untuk melewati jembatan ganntung yang memiliki lebar sekitar 1.5 meter ini perlu kehati-hatian dan waspada. 

Karena saat melintas keadaan jembatan bergoyang sehingga harus bisa menjaga keseimbangan. Kanan dan kiri jembatan juga hanya dibatasi oleh tali sling.

Bagi yang tidak terbiasa atau bahkan belum pernah sebaiknya harus sangat berhati hati. 

Meskipun hanya sempit namun jembatan gantung ini masih bisa digunakan untuk berpapasan dua sepeda motor.

Baca: Arsy-Arsya Ngamuk Lalu Sebut Ashanty Jahat Karena Ibu Sambung Aurel & Anang Hermansyah Lakukan Ini

Baca: Libur Sekolah dan Event Harganas, Okupansi Hotel di Banjarmasin Alami Kenaikan Hingga 100 Persen

Baca: NEWSVIDEO : Gelar Razia di Kecamatan, Satlantas Polres Tanahbumbu Jaring Puluhan Unit Kendaraan

Oprit jembatan juga menanjak cukup tajam dan hanya bisa untuk satu sepeda motor. Karena kanan dan kirinya dibuat tangga bagi para pejalan kaki. 

Gandi salah satu warga sekitar mengatakan beberapa ada yang jatuh saat melewati oprit jembatan. "Biasanya saat hujan banyak yang terpeleset karena ban sepeda motor tidak bisa menanjak," ujarnya. 

Dengan adanya berbaikan jembatan dirinya berharap pengguna jalan bisa lebih nyaman saat melintasi jembatan tersebut. (Banjarmasinpost.co.id/ Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved