Kriminalitas Banjar

Catut Nama Kapolsek Mataraman, Penipu Datangi Pembakal dan Pengusaha Minta Uang Puluhan Juta

Orang tidak bertanggungjawab mencatut nama Kapolsek Mataraman, untuk menipu para kepala desa dan pemilik perusahaan.

Catut Nama Kapolsek Mataraman, Penipu Datangi Pembakal dan Pengusaha Minta Uang Puluhan Juta
HO/Polsek Mataraman
Kapolsek Mataraman Kabupaten Banjar dan jajaran temui warga mencari tahu soal oknum yang mencatut namanya untu minta uang ke pembakal dan perusahaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Orang tidak bertanggungjawab mencatut nama Kapolsek Mataraman, untuk menipu para kepala desa dan pemilik perusahaan.

Kapolsek Mataraman, Iptu Embang Pramono, pun langsung mendatangi kepala desa serta pemilik perusahaan, Senin (8/7) sore.

Pasalnya, Embang mendapat kabar ada orang yang memakai namanya untuk memeras kepala desa serta pemilik perusahaan yang ada di Mataraman, yang merupakan wilayah hukum Polsek Mataraman Kabupaten Banjar.

“Oknum yang memakai nama saya ini meminta sejumlah uang sebesar Rp 15 juta sampai Rp 500 juta kepada kepala desa, camat, serta pemilik perusahaan yang ada di Kecamatan Mataraman,” ungkap Iptu Embang, Selasa (9/7).

Baca: Penampakan Terkini Avriellya Shaqqila yang Ditangkap Bersama Vanessa Angel di Kasus Prostitusi Artis

Baca: Kondisi Ekonomi Wijin, Kekasih Gisella Anastasia Disorot Hotman Paris, Eks Gading Marten Akui Ini

Baca: Wasiat Dewi Perssik Jika Meninggal Dunia pada Putranya, Gabriel, Ada Kaitan dengan Rosa Meldianti?

Baca: Setelah Lolos SBMPTN 2019, Ingat! Ini Langkah Penting yang Harus Dilakukan Selanjutnya

Embang menyatakan, penipu tersebut meminta uang mengatasnamakan dirinya dengan alasan bahwa karena dia baru menjabat sebagai Kapolsek di Mataraman dan membutuhkan uang.

Motif itu yang digunakan pelaku untuk mengelabui korbannya memakai namanya.

Embang pun langsung menegaskan kepada pemilik perusahaan dan kepala desa, hal itu sebenarnya tidaklah benar.

Dirinya pun meminta kepala desa dan perusahaan-perusahaan yang ada di Mataraman jangan sampai tertipu, dan segera laporkan jika mendapati kejadian tersebut.

“Bersama anggota, saya mendatangi pihak-pihak yang mau ditipu oleh oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut. Saya menerangkan tidak pernah meminta uang kepada mereka, baik melalui sosial media atau melalui nomor handphone, agar waspada jangan tertipu,” ujarnya.

Kepala desa yang mau ditipu oleh oknum tersebut di antaranya adalah Pambakal Desa Loktamu, Pambakal Desa Mangkalawat, dan beberapa Pambakal lainnya, serta pemilik perusahaan.

“Saya harap masyarakat tidak seratus persen percaya jika ada orang meminta uang dengan mengatasnamakan saya,” imbuhnya.

Embang juga menegaskan, para korban bisa langsung melapor ke kantor polisi terdekat kalau ada yang mengatasnamakan dirinya, atau pun merasa ada kejanggalan-kejanggalan mengarah atau sudah melakukan penipuan.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved