Kriminalitas Kalteng

Dapat Timah Panas di Kaki, Komplotan Pencuri Uang Nasabah Dibekuk di Kalimantan Barat

Upaya jajaran kepolisian Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memburu pelaku pencurian uang nasabah bank dengan cara memecahkan kaca mobil

Dapat Timah Panas di Kaki, Komplotan Pencuri Uang Nasabah Dibekuk di Kalimantan Barat
tribunkalteng.com/faturahman
Pelaku pencurian uang nasabah bank di Palangkaraya dengan modus memecah kaca mobil dibekuk Tim gabungan Polres Palangkaraya dan Polda Kalteng di Pontianak, Kalbar. Ketiga pelaku kemudian dibawa ke Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya jajaran kepolisian Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memburu pelaku pencurian uang nasabah bank dengan cara memecahkan kaca mobil dan membawa kabur uang yang baru diambil dari bank, membuahkan hasil.

Kasus pencurian uang nasabah bank ini, makin marak terjadi dalam sepekan ini, pelaku kebanyakan orang luar Kalimantan Tengah.

Jika sebelumnya pelaku ditangkap saat kabur ke Kaltim, dalam pengejaran polisi kali ini tiga orang pelaku ditangkap di Kalimantan Barat.

Ketiga pelaku tersebut, Selasa (9/7) diamankan di Mapolres Palangkaraya, untuk menjalani proses hukum atas perbuatannya yang mencuri uang nasabah bang di Palangkaraya.

Baca: Penampakan Terkini Avriellya Shaqqila yang Ditangkap Bersama Vanessa Angel di Kasus Prostitusi Artis

Baca: Lagi Marak di AS, Aksi Jilat Es Krim di Supermaket Lalu Dimasukkan ke Freezer untuk Dijual Lagi

Baca: Wasiat Dewi Perssik Jika Meninggal Dunia pada Putranya, Gabriel, Ada Kaitan dengan Rosa Meldianti?

Baca: Setelah Lolos SBMPTN 2019, Ingat! Ini Langkah Penting yang Harus Dilakukan Selanjutnya

Ketiganya merupakan kawanan spesialis pencuri uang nasabah bank lintas provinsi.

Tiga orang pelaku spesialis pecah kaca mobil ditangkap di Pontianak, Kalbar, oleh tim gabungan jajaran Polres Palangkaraya danPolda Kalteng.

Pelaku bernama Edwar (48) asal Sumatera Barat, serta Suwarto (34) dan Leo Tandra (25) asal Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, dihadiahi timah panas bagian kakinya.

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan mereka bertindak cepat memburu pelaku yang usai melakukan pencurian kabur ke Kalbar.

"Kami dapat info mereka lari ke Kalbar,sehingga kami lakukan pengejaran hingga tertangkap. Kakinya ditembak, lantaran dalam proses penangkapan, mereka berusaha melarikan diri," ujarnya.

Kepada warga Palangkaraya, Kapolres meminta saat mengambil uang di bank agar melibatkan petugas, sehingga terhindar dari tindak kejahatan yang mungkin saja mengintai nasabah.

"Kami akan tugaskan personel jika memang diminta untuk melakukan pengawalan, gratis, tidak dipungut biaya silakan saja minta pengawalan kepada kami," ujarnya.

Sebelumnya, Aksi pencurian dengan cara memecah kaca mobil dan mencuri uang seorang nasabah yang baru diambil di sebuah bank terjadi di Palangkaraya, Rabu (3/7) di Jalan Piranha XIX.

Kejadian tersebut menimpa Bedahara Badan Pegawai Pajak dan Retribusi Daerah Kota Palangkaraya, Noprina Silva (41), yang saat itu usai mengambil Rp 150 juta di salah satu bank.

Dia tidak menyangka uang Rp150 juta yang baru diambilnya di bank untuk kepentingan kantor di gondol maling dengan cara memecah kaca mobil dan mengambil uang didalam mobilnya dalam waktu tiga menit dan membawanya kabur.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved