Mereka Bicara

Fenomena Top-dog di Perguruan Tinggi

Pengumuman hasil SBMPTN yang tinggal menghitung hari ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para pelajar di Indonesia

Fenomena Top-dog di Perguruan Tinggi
wp.com
SBMPTN 2019 

Kelelahan Mental
Sebuah studi nasional pada 2008 yang dilakukan Asosiasi Kesehatan Universitas Amerika mengatakan lebih dari 90.000 mahasiswa di 177 kampus mengalami kelelahan mental karena merasa kewalahan dengan hal-hal yang harus dilakukan sering merasa kelelahan, sedih dan sakit. Tentu saja kadang hal ini tidak dapat dihindari namun jangan beranggapan negatif dulu tentang masa perkuliahan yang begitu padat dan penuh dengan konflik karena sesungguhnya di masa sulit ini lah kedewasaan kita dibentuk.

Kesehatan mental memang masih banyak disepelekan oleh orang Indonesia hal tersebut masih dianggap tabu dan banyak paradigma masyarakat tentang gangguan mental yang berkaitan dengan rendahnya religiusitas membuat banyak mahasiswa yang terpuruk dengan gangguan mentalnya. Salah satu cara yang paling ampuh untuk menghindari stress dan gangguan mental lainnya adalah dengan mencoba menghirup udara segar seperti berada dilingkungan yang lebih positif.

Dengan aktivitas yang postif dan bermanfaat hal-hal yang membuat kita stress saat perkuliahan dapat sedikit dihilangkan misalnya ikut dalam sebuah organisasi. Mungkin banyak yang berpandangan negatif dengan mahasiswa organisatoris seperti menjadi melalaikan tugas kuliah karena tidak bisa membagi waktu.

Namun sebenarnya ketika kita mengikuti organisasi di sanalah kita belajar bagaimana caranya memanajemen waktu dengan perkuliahan dan organisasi, dengan aktif di organisasi kampus kita dapat menghilangkan stress bertemu orang-orang baru dan kita juga mendapat banyak pengalaman sebagai seorang yang baru dalam dunia perkuliahan. Bergabung dengan lembaga intra pun sama halnya dengan mengikuti organisasi karena sejatinya kehidupan dikampus itu tidak berhenti diruang kelas dan hubungan antar mahasiswa dan dosen kehidupan di masa perkuliahan itu begitu luas tinggal kita saja ingin memilih yang mana.

Mahasiswa lebih merasa dewasa, mempunyai banyak pilihan terhadap mata kuliah yang ingin diambil, punya lebih banyak waktu untuk bergaul dengan berbagai karakter teman, punya kesempatan yang lebih besar untuk mengeksplorasi nilai dan gaya hidup yang beragam, menikmati kebebasan yang lebih besar dari pantangan orang tua, dan tentang secara intelektual oleh tugas-tugas akademisi (Santrcok & Halonen, 2010).

Maka gunakan lah waktu dan tenaga untuk hal yang bermanfaat saat menjadi mahasiswa nanti kesempatan itu banyak tinggal kita saja yang mau membukanya atau tidak. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved