Berita Banjarbaru

GM PT Angkasa Pura Heran, Kecap Pun Masih Dibawa Jemaah Calon Haji Kalsel ke Tanah Suci

Kloter kedua Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Banjarmasin masih baru akan berangkat pada Kamis (11/7/2019) sekitar 03.00 Wita.

GM PT Angkasa Pura Heran, Kecap Pun Masih Dibawa Jemaah Calon Haji Kalsel ke Tanah Suci
Nia Kurniawan
Keberangkatan Jemaah calon haji di Bandara Syamsudin Noor 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kloter kedua Jemaah Calon Haji (calhaj) Embarkasi Banjarmasin masih baru akan berangkat pada Kamis (11/7/2019) sekitar 03.00 Wita.

Dimana sesuai jadwal, keloter kedua ini diberangkatkan adalah JCH asal Tabalong sebanyak 317 dan pendamping sebanyak tiga orang.

Sementara masih terekam dipemberangkatan hari pertama kemarin, dalam tas JCH masih ditemukan barang yang tak boleh dibawa.

GM angkasa pura, Indah Preastuty , menjelaskan sudah menghimbau, tapi yang nama cairan memang tidak boleh dibawa.

"Larangan membawa barang bawaan Jemaah sebelumnya sudah diberitahukan kepada Jamaah Calon Haji Namun hingga Hari Keberangkatan Masih saja ada jemaah yang tidak menaati," kata dia.

Namun pihak kementerian agama tetap menghimbau jamaah agar mendengarkan tata tertib barang yang wajib dibawa agar tidak memenuhi bagasi saat hendak melaksanakan ibadah Haji.

"Ya masih ada saja barang bawaan yang sebetulnya tak perlu dibawa. Contoh saja semisal kecap masih saja ada yang bawa. Kan di Mekkah nanti juga ada," kata dia.

Sementara diinformasikan jumlah Keseluruhan Jemaah Haji yang diberangkatkan pada kloter pertama sebanyak 318 Jemaah. Terdiri dari 150 jamaah Laki – laki dan 168 jamaah Perempuan dengan crew pesawat sebanyak 7 orang. Adapun Total Bagasi yang diangkut seberat 5.786 Kg.

Secara keseluruhan Total ada 17 kloter yang berasal dari Kalimantan Selatan termasuk juga jamaah haji antara yang berasal dari Kalimantan Tengah.
pemberangkatan jamaah haji akan dilaksanakan hingga 3 Agustus 2019 mendatang.

Ketika ditanya terkait dengan persiapan yang dilakukan oleh bandara Syamsudin Noor, General Manager Indah Preastuty menyampaikan, “Persiapan yang dilaksanakan oleh Bandara Syamsudin Noor adalah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meskipun kondisinya tidak dilaksanakan di bandara, namun pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaannya tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan tanpa ada pengurangan sedikitpun” Ungkap Indah

Lebih lanjut dijelaskan, yang paling penting adalah, karena selama pelaksanaan pemberangkatan dan kedatangan jemaah haji, penerbangan Reguler tetap berlangsung normal, harus dipastikan bahwa tidak ada yang terganggu satu sama lain Operasional nya. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved