Berita Batola

Batola Kembangkan Dua Kawasan Bumdes Bersama BPJS Ketenagakerjaan

Kabupaten Barito Kuala (Batola) kini tengah gencar mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang bersumber dari program Dana Desa.

Batola Kembangkan Dua Kawasan Bumdes Bersama BPJS Ketenagakerjaan
HO/BPJS Ketenagakerjaan
Penyerahan santunan dan klaim peserta atau ahli waris BPJS Ketenagakerjaan, dalam kegiatan sosialisasi Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pengurus Bumdes, di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Kamis (11/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabupaten Barito Kuala (Batola) kini tengah gencar mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang bersumber dari program Dana Desa.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Batola, Dahlan di sela acara Sosialisasi Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pengurus Bumdes, di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Kamis (11/7/2019).

Dijelaskannya, dari 195 desa yang ada di Batola tidak semuanya dapat dijadikan Bumdes. Namun saat ini sudah ada dua kawasan yang dikembangkan untuk Bumdes, yakni Kecamatan Anjir Pasar dan Kecamatan Marabahan.

"Anjir pasar merupakan kawasan pertanian sebagai lumbung padi kemudian Kecamatan Marabahan sudah kami garap sebagai kawasan agropolitan, Karena disana budidaya jagung hasilnya cukup berkualitas, semangka dan termasuk buah-buah lainnya," jelas Dahlan.

Adanya program Dana Desa itu, dikatakannya, sangat membantu dibentuknya Bumdes dengan tujuan tidak terjadi urbanisasi besar-besaran serta untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca: Silaturahmi Sales Service & Manager Baru, Garuda Indonesia Cabang Banjarmasin Kunjungan ke BPost

Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, Panji Wibisana menyampaikan, pentingnya sosialisasi perlindungan yang diberikan kepada Bumdes.

"Kami memberikan empat program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Sebab pentingnya perlindungan bagi pengurus Bumdes dan juga pekerja, baik sektor formal maupun tenaga kerja informal, untuk itu kami terus sosialisasikan," Terang Panji.

Seiring dengan hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga mengajak Pengurus Bumdes untuk dapat peduli dengan perlindungan sosial pekerja yang ada di desanya masing-masing melalui sistem keagenan yaitu Penggerak Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Perisai).

"Dengan Perisai ini pula dapat menjadi penghasilan tambahan bagi Bumdes untuk memajukan usahanya. Diharapkan dengan sosialisasi ini membuat berbagai pihak khususnya Bumdes di wilayah Kalsel mengerti, betapa pentingnya jaminan sosial guna terjaminnya kesejahteraan dan kenyamanan serta kemanan bagi masyarakat desa," ucapnya.

Baca: Kegirangan Raline Shah Saat Hadiri Pemutaran Perdana The Lion King, Apa Penyebabnya?

Senada, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, M Hasbi menyambut positif adanya sosialisasi ini agar membuat produktivitas pekerja semakin meningkat.

"Tentu mereka harus mempunyai jaminan selama bekerja hingga masa pensiun yang mana semua tercover dalam program BPJS Ketenagakerjaan," tukasnya.

Dalam sosialisasi tersebut juga diserahkan sejumlah santunan dan klaim kepada peserta atau ahli waris BPJS Ketenagakerjaan. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved