Berita Internasional

BERITA HEBOH! Aksi Jilat Es Krim di Supermarket Kian Menggema di Amerika Serikat, Ini 4 Faktanya

Media sosial sempat dihebohkan dengan video seorang perempuan yang membuka kemasan es krim merek Blue Bell, menjilatnya

BERITA HEBOH! Aksi Jilat Es Krim di Supermarket Kian Menggema di Amerika Serikat, Ini 4 Faktanya
Sky News
Potongan video memperlihatkan seorang wanita menjilati es krim sebelum dikembalikan lagi ke freezer supermarket di Lufkin, Amerika Serikat, pada 28 Juni lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Media sosial sempat dihebohkan dengan video seorang perempuan yang membuka kemasan es krim merek Blue Bell, menjilatnya, kemudian menempatkannya kembali ke dalam "freezer" di pusat perbelanjaan Walmart, Lufkin, Texas, Amerika Serikat (AS).

Setelah melakukan aksi tersebut perempuan itu langsung meninggalkan "freezer" tanpa membayar es krim itu ke kasir.

Adapun video berdurasi 9 detik tersebut mendapat respons sebanyak 29.193 kali retweet dan disukai sebanyak 69.876 kali oleh pengguna Twitter lainnya sejak diunggah pertama kali oleh akun Twitter Optimus Primal, @BlindDensetsu pada 29 Juni 2019.

Berikut empat fakta mengenai aksi menjilat es krim yang kini marak di Amerika Serikat:

1. Es krim ditarik dari peredaran

Mengetahui bahwa ada pelanggan yang melakukan hal tidak pantas atas barang produksinya, produsen es krim merek Blue Bell menyebut video aksi perempuan tersebut termasuk perbuatan jahat.

Pihaknya menyampaikan bahwa ia telah memeriksa lemari es yang berisi es krim itu dan menemukan es krim yang bermasalah tersebut dan langsung menariknya dari peredaran.

Baca: Lagi Marak di AS, Aksi Jilat Es Krim di Supermaket Lalu Dimasukkan ke Freezer untuk Dijual Lagi

Baca: Pesona Manohara di Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Liga 1 2019 Trending Topic di Twitter

Baca: Menguak Cinta Terlarang Bintang Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia Wanita 2019

"Keamanan es krim kami adalah prioritas utama dan kami bekerja keras untuk menjaga level kepercayaan konsumen kami," ujar pernyataan dari Blue Bell.

Menurut dia, merusak makanan bukan sekadar candaan.

"Kami tidak mentolerir siapa pun yang merusak produk kami," ujar keterangan tambahan.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved