Berita Kotabaru

KPH Cantung Berikan Penyuluhan Madu Kelulut Tanpa Menebang Pohon

Budidaya Madu Kelulut saat ini sedang banyak digeluti masyarakat. Madunya mempunyai nilai jual namun tetap harus menjaga kondisi hutan.

KPH Cantung Berikan Penyuluhan Madu Kelulut Tanpa Menebang Pohon
Dari KPH Cantung untuk BPost
KPH Cantung memberikan Pembekalan Kepada Pelaku Budidaya Madu Kelulut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Budidaya Madu Kelulut saat ini sedang banyak digeluti masyarakat. Madunya mempunyai nilai jual namun tetap harus menjaga kondisi hutan.

Sebab itu, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Cantung Kotabaru mrlaksanakan pembekalan kepada dua Kelompok Tani Hutan (KTH) Haulan Bersinar 1 dan KTH Haulan Bersinar 2 di Desa Muara Urie Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru.

Pelaksanaan pembekalan keterampilan masyarakat dalam budidaya lebah madu kelulut (Trigona) dibuka KKPH Cantung dan Instruktur berasal dari praktisi budidaya madu kelulut Barabai, Fahruddin dan Kasi Fathut dan Penyuluh kehutanan.

Materi yang diberikan adalah teknis pengembangan, pemanenan madu kelulut serta teknis perbanyakan (kloning) tanpa menebang pohon.

Baca: Jadi Tersangka, Galih Ginanjar Dijemput Polisi Saat Nginap di Hotel, Status Rey Utami & Pablo Benua?

Baca: Kepanikan Rey Utami & Ekspresi Bingung Pablo Benua Pasca Jadi Tersangka Sama Seperti Galih Ginanjar

Baca: Cegah Pungli, Begini Cara yang Dilakukan Bripka Marwin

Baca: Diduga Korban Gendam, Mahasiswi Ini Menghilang 1 Bulan, saat Ditemukan Begini Hasil Visumnya

Kepala KPH Munandar didampingi Kasi Pemanfaatan Hutan Syafrizal Fauzan, Kamis (11/7/19) mengatakan tujuan pelaksanaan pembekalan keterampilan masyarakat tentang budidaya lebah madu kelulut (Trigona).

Itu dilaksanakan untuk menambah pendapatan masyarakat didalam dan sekitar kawasan hutan.

"Jadi, dengan pola kemitraan kehutanan melalui pengembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK), pengambilan hasil hutan bukan kayu itu, tanpa menebang pohon sehingga kelestarian hutan tetap terjaga fungsinya, " katanya.

Dia juga menyebutkan, pada tahun anggaran 2019 melalui APBD, KPH Cantung Dishut provinsi Kalsel memfasilitasi dan mengalokasikan.

Bantuan yang diberikan berupa bantuan stup koloni lebah madu kelulut sebanyak 150 stup. Alokasi itu untuk dikelola oleh Kelompok Tani Hutan di desa Muara Urie Kecamatan Hampang.

Syafrizal menambahkan, sebelumnya pada tahun 2018 yang lalu, juga memfasilitasi kegiatan budidaya madu kelulut KPH Cantung di Desa Hampang kecamatan Hampan.

Baca: Jembatan di Mentewe Tanahbumbu Sering Rusak, Camat Ungkap Ini Penyebabnya

Baca: Dekat dengan Naomi Zaskia & Baby Shima, Ayah Rizky Febian, Sule Masih Nyaman Menduda, Ini Alasannya

Baca: Komjen Iriawan Diperiksa Terkait Kasus Novel Baswedan, Ini Sosok Jenderal Bintang 3

Alhasil, sekarang telah menghasilkan produksi madu.

"Dari kegiatan ini diharapkan akan menjadi produk unggulan di desa yang bisa menghasilkan tanpa merusak hutan, " katanya.

Seadar diketahuu, kegitan itu diikuti sebanyak 30 orang dengan masing-masing peserta sebanyak 15 orang perKTH. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved