Berita HST

Sepekan Dalangi Penjambretn Ponsel, Qusairi Diringkus di Tempat Kerja

Qusairi ditangkap karena melakukan aksi penjambretan di Jalan Jalan Telaga Teratai Kecamatan Labuan Amas Selatan.

Sepekan Dalangi Penjambretn Ponsel, Qusairi Diringkus di Tempat Kerja
Dari Humas Polres HST untuk BPost
Qusairi ditangkap polisi karena mendalangi aksi penjambretan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Nahas nasib Qusairi (30), ia harus digelandang oleh Resmob Polres Hulu Sungai Tengah (HST) saat berada di tempat kerjanya.

Qusairi ditangkap karena melakukan aksi penjambretan di Jalan Jalan Telaga Teratai Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kejadian penjambretan sebenarnya sudah sejak sepekan lalu, yakni Kamis (6/7/2019) siang.

Namun, pengungkapan kasus penjambretan dan penangkapan baru dilakukan Rabu (10/7/2019).

Pengungkapan Qursairi, berawal dari anggota Resmob mendatangi gudang getah PT Darma Kalimantan Kecamatan Haruyan tempat ia bekerja dan menanyai rekan kerja Qursairi.

Baca: Pertemuanya dengan Novel Ditanyakan TGPF, Iriawan Bantah Terkait Penyiraman Air Keras

Baca: Alasan Polisi Jemput Galih Ginanjar di Hotel Pukul 04.00, Ternyata Terkait Rey Utami dan Pablo Benua

Baca: Bonek Dilarang Datang ke Sleman saat Laga PSS Vs Persebaya, Terbnyata Berdasarkan Perintah Orang Ini

Baca: Ratusan Anggota TNI dan Satgas Kebersihan Buat Jalan di Kuin Kecil

Alhasil, dari keterangan rekan kerja tersangka. Pelaku penjambretan mengarah pada Qursairi.  Qursairi ditangkap pada Rabu (10/7/2019) sore tepat pukul 17.30 ke Mako Polres Hulu Sungai Tengah.

Qursairi dijerat dengan pasal 362 KUHP. Dimana dalam pasal ini berisi, barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah.

Penjambretan terjadi tepat di depan rumah korban. Korban bernama Hamidah (23) harus kehilangan dua unit smartphone.

Penjambretan bermula saat, Hamidah pulang dari Desa Sungai Gatal Kecamatan Haruyan.

Saat sampai dan membelok ke halaman rumah tiba-tiba Qursairi menggunakan sepeda motor langsung mengambil tas korban yang menyelempang di bahu. Qursairi menarik tas hingga tas putus dan langsung kabur.

Baca: Ayu Ting Ting Keluar Dari Pesbukers, Sahabat Ivan Gunawan Ditawari Ngelawak Oleh Denny Cagur, OVJ?

Baca: Jadi Tersangka, Galih Ginanjar Dijemput Polisi Saat Nginap di Hotel, Status Rey Utami & Pablo Benua?

Baca: KPH Cantung Berikan Penyuluhan Madu Kelulut Tanpa Menebang Pohon

Beruntung, Hamidah tak terjatuh dan luka dari sepeda motor. Atas kejadian tersebur, Hadiah mengalami kerugian dua smartphone, uang sebesar Rp 200 ribu, serta surat penting berupa ,SIM, KTP, ATM, STNK.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo, membenarkan kejadian tersebut.

"Tersangka akan kami proses sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, kami berharap masyarakat untuk selalu waspada," pesannya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved