Berita HSS

Siap Laksanakan Program Perluasan Tanam di Lahan Rawa, Kelompok Tani Tunggu Transferan Dana

Program selamatkan rawa untuk sejahterakan petani (Serasi) di kabupaten Hulu Sungai Selatan, siap dilaksanakan.

Siap Laksanakan Program Perluasan Tanam di Lahan Rawa, Kelompok Tani Tunggu Transferan Dana
Dari camat Daha Barat untuk BPost
Unit pemadam kebakaran memadamkan kebakaran di lahan rawa Desa Baru Bajayau, Kecamatan Daha Barat, Hulu Sungai Selatan, Selasa 9 Juli 2019 lalu. Kecamatan Daha merupakan wilayah Kabupaten HSS yang wilayahnya merupakan lahan rawa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Program  selamatkan rawa untuk sejahterakan petani (Serasi) di kabupaten Hulu Sungai Selatan, siap dilaksanakan.

Dinas Pertanian pun berupaya melakukan percepatan realisasi program pemerintah pusat tersebut, di tengah berbagai kondisi yang dihadapi di lapangan.

 Kepala Bidang Pertanian, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan HSS, Farid Nasarudin yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id terkait pengembangan program perluasan tanam di lahan rawa tersebut, Kamis (11/7/2019) menjelaskan, ada dua kali perubahan terkait luasan lokasi lahan yang menjadi target program.

 “Awalnya, 30.000 hektare, lalu menjadi 16.789 hektare, berubah lagi menjadi 2.440 hektar, hingga akhirnya terbaru dari Pemprov Kalsel 1.352 hekter,”kata Farid.

Baca: Begini Reaksi Calon Jemaah Haji Ketika Ketahuan Membawa Rokok ke Tanah Suci

Baca: Ingin Lihat Pengelolaan Hutan Secara Arif, Dosen Netherland Kunjungi Hutan Lindung Liang Anggang

Baca: Isi Chat WA Ashanty dan Aurel Terbongkar, Ada Permohonan Pilu Putri Anang Hermansyah & Krisdayanti

Baca: Jadwal Piala Super Eropa 2019 Liverpool vs Chelsea : The Reds Incar Juara Keempatnya

Dijelaskan, jenis lahan rawa di Kabupaten HSS bukan rawa pasang surut, tapi rawa lebak yang menampung air dari empat kabupaten. Yaitu HST, HSU, Balangan dan Tabalong.

 “JIka kita laksanakan penaggulan sampai 30 ribuan hektare, dikhawatirkan air akan menggenang  ke permukiman warga, karena ke lahan rawa tidak bisa masuk kalau dilakukan penanggulan,”kata Farid.

Pertimbangan lainnya hingga terjadi pengurangan target lahan yang akan digarap, imbuh dia, mengingat besarnya biaya karena di HSS untuk membangun tanggul minimal tingginya 2,5 sampai tiga meter baru bisa menahan air, agar tak masuk ke persawahan.

 Saat ini, dari luasan 1.352 hektare lahan rawa yang bakal dimanfatkan untuk tanam, survey invest desain telah dilakukan, dan 300 hekter di antaranya sudah proses pemberkasan dengan membuka rekening pengajuan dana ke Pemprov serta kelengkapan administrasi lainnya.

Jika syarat terpenuhi, dana untuk melaksanakan program tersebut baru ditrasfer ke rekening penerima manfaat.

Unit pemadam kebakaran memadamkan kebakaran di lahan rawa Desa Baru Bajayau, Kecamatan Daha Barat, Hulu Sungai Selatan, Selasa 9 Juli 2019 lalu. Kecamatan Daha merupakan wilayah Kabupaten HSS yang wilayahnya merupakan lahan rawa.
Unit pemadam kebakaran memadamkan kebakaran di lahan rawa Desa Baru Bajayau, Kecamatan Daha Barat, Hulu Sungai Selatan, Selasa 9 Juli 2019 lalu. Kecamatan Daha merupakan wilayah Kabupaten HSS yang wilayahnya merupakan lahan rawa. (Dari camat Daha Barat untuk BPost)

 “Dalam hal ini kelompok tani, melalui Unit Pengelolaan Kegiatan Kelompok (UPPK), jika dana sudah diterima , baru dikerjakan,” kata Farid.

Disebutkan, alokasi dana bersumber dari Ditjen PSP Kementerian Pertanian. Alokasinya, Rp 4,3 juta per hektare.

Baca: Anehnya Wajah Pablo Benua & Rey Utami Saat Ditetapkan Tersangka Kasus Fairuz Disorot Hotman Paris

Baca: Pendapatan HSS 2020 Diproyeksi Naik 9,85 Persen, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab HSS

Baca: Dukung Kalteng Bebas Kabut Asap 2019, Kapuas Intensifkan Upaya Pencegahan Dini Karhutla

Adapun pekerjaannya meliputi pembenahan sarana dan prasarana pertanian, seperti membuat/meninggikan tanggul, membangun pintu air, jalan usaha tadi serta saluran air.

 Sedangkan terkait sarana produksi, seperti benih, pupuk hayati, kapur, dolomite dan herbisida dananya bersumber dari Dirjen Tanaman Pangan. “Petani baru menerima sarana produksi setelah kegiatan optimasi lahan Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) selesai. Sekarangkelompok tani masih menunggu pencairan untuk kegiatan PSP,”imbuhnya.

 Di HSS sendiri, wilayah yang memiliki lahan rawa terbesar adalah kecamatan Daha, yang meliputi Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat. Kecamatan lainnya, antara lain Kalumpang dan Kandangan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved