Berita Banjar

Dinas TPH Banjar Siap Pasarkan Aroma Terapi dan Minyak Urut Bunga Petani Jingahhabang

Aroma terapi dan minyak urut produksi dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar siap dipasarkan

Dinas TPH Banjar Siap Pasarkan Aroma Terapi dan Minyak Urut Bunga Petani Jingahhabang
Dari Dinas TPH Banjar untuk BPost
Aroma terapi dan minyak urut produksi dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar siap dipasarkan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Aroma terapi dan minyak urut produksi dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar siap dipasarkan

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar mengolah produk akhir yang bernilai ekonomis, yakni aroma terapis dan minyak urut atau massage oil berbahan bunga melati, mawar dan kenanga.

Kepala Seksi Pembinaan Mutu Pengolahan dan Pemasaran Dinas TPH Kabupaten Banjar, Ida Fitriani mengatakan, aroma terapi dan minyak urut produksi dari Dinas TPH Kabupaten Banjar saat ini sedang disiapkan dan rencananya akan dipasarkan di pasar tani dan memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-69.

Harga aroma terapi dan minyak urut dibanderol sangat terjangkau. Ukuran isi 60 mililiter dijual Rp 20 ribu, nantinya yang dipasarkan merupakan merk dari kelompok petani yang ada di desa-desa, sedangkan produksi dari hasil pelatihan merupakan merk Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar.

Baca: Jualan Online Juga Bisa Jualkan Barang Orang Lain, Dari Sini Keuntungan Didapat

Baca: Pose Seksi Nikita Mirzani Saat Sindir Keras Galih Ginanjar di Kasus Fairuz A Rafiq, Rey & Pablo?

Baca: Kunjungi Calon Istri, Rindi Tewas Ditusuk Saat Dikamar Mandi, Pelaku Langsung Kabur

Baca: Tiga PSK Online Mengaku Sekali Transaksi Pasang Tarif Rata-rata Rp 250.000

"Kelompok yang kami latih beberapa waktu lalu di Desa Jingahhabang, mereka mendapatkan pelatihan produksi aroma terapi dan minyak urut atau massage oil. Nantinya untuk kami pasarkan di pameran Hari Jadi Kabupaten Banjar, kata Ida Fitriani, Jumat (12/7/2019).

Dirinya bersyukur masyarakat sangat antusias mendapatkan pelatihan memproduksi minyak urut dan aroma terapi berbahan rempah bunga-bunga. Terutama tanggapan positif dari para petani muda atau disebut petani milenial dan mereka antusias karena produknya akan dipasarkan di Hari Jadi.

"Salah satu upaya untuk menarik minat kami berikan diskon, beli dua hanya Rp 35 ribu. Potongan harga Rp 5 ribu untuk pembelian dua botol aroma terapi atau minyak urut isi 60 mililiter," imbuh Ida.

Kembali dijelaskannya proses pengolahan awalnya di rumahnya, Jalan Candra Kirana Banjarbaru, sempat mengalami dua kali gagal. Hanya bertahan selama dua bulan, sudah mengeluarkan aroma bau tengik, sehingga akhirnya menggunakan minyak kelapa asli yang sudahlah tentu higienis.

Dia menjelaskan, mulai dari membersihkan bunga dengan lap atau tissue dan dikeringkan. menyiapkan minyak barco dan zaitun dengan perbandingan satau banding tiga, mengisi dandang dengan air dan masukan panci kecil lagi kedalam dandang sehingga seperti posisi berenang di dalam dandang.

Selanjutnya, menyalakan api sedang mendekati full, kemudian masukan bunga ke dalam panci kecil sesuai kebutuhan dan masukan minyak sampai dipastikan semua bunga tenggelam. Jadi minyak harus lebih banyak dibanding bunga, masak dan aduk sesering mungkin.

Baca: 1.200 Tentara dan 300 Polisi Dikerahkan Membantu Penanganan Karhutla, ini Kata Dandim 1006/Mtp

Baca: Hubungan Sebenarnya Vanessa Angel dengan Doddy Sudrajat Pasca Jane Shalimar Sebut Sang Ayah Marah

Baca: Hadapi Bali United, Yunan Helmi Fokus Recovery dan Taktikal

Harus dijaga jangan sampai air masuk ke dalam panci kecil. Pemasakan berkisar tiga sampaiempat jam sampai diperkirakan kandungan air sudah banyak berkurang. Semakin banyak berkurang maka semakin bagus.

"Kadar air dalam minyak yang masih banyak akan berpengaruh terhadap tingkat ketengikan. Diamkan untuk pendinginan, dan bisa dilihat apabila masih ada butiran air menggumpal maka perlu dilanjutkan lagi pemanasan, tetapi bila dirasa cukup lanjutkan dengan pendinginan," jelasnya.

Langkah akhir yakni saring dengan kertas penyaring dan masukan vitamin E satu kaplet untuk 250 mililiter, untuk menambah kuat aroma boleh ditambahkan Essential Oil pilihan seperti jasmine atau rose. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved