Kriminalitas Internasional

Keperawanannya Hendak Dijual Paksa Rp 70 Juta, Perempuan Berusia 16 Tahun Ini Diselamatkan Polisi

Kepolisian Rusia mengungkapkan, mereka menyelamatkan seorang remaja putri yang hendak dijual sebagai budak seks oleh sindikat perdagangan manusia.

Keperawanannya Hendak Dijual Paksa Rp 70 Juta, Perempuan Berusia 16 Tahun Ini Diselamatkan Polisi
East2West News via Daily Mirror
Gadis di Rusia yang dilaporkan diselamatkan dari upaya perdagangan manusia. Gadis yang berusia 16 tahun itu sebelumnya dilaporkan hendak menjual keperawanan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MOSKWA - Kepolisian Rusia mengungkapkan, mereka menyelamatkan seorang remaja putri yang hendak dijual sebagai budak seks oleh sindikat perdagangan manusia.

Remaja berusia 16 tahun itu disebut setuju menjual keperawanan kepada pria yang disinyalir merupakan pedagang manusia, dan mengontak pembeli untuk dijual sebagai budak seks.

Diwartakan Daily Mirror Kamis (11/7/2019), gadis itu dibujuk dalam percakapan daring oleh pria bernama Yuri, ujar polisi dalam operasi yang dilakukan di Moskwa.

Oleh Yuri, gadis itu dipengaruhi supaya bersedia menjual keperawanan senilai 5.000 dollar AS, atau sekitar Rp 70,4 juta, dan mengaku bisa mengenalkan seorang pria.

Baca: Jadi Tersangka, Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami Dites Urine, Ternyata Begini Hasilnya

Baca: Ridho Rhoma Masuk Penjara Lagi Terkait Kasus Narkoba, Diantar Rhoma Irama Jalani Sisa Hukuman

Baca: Perjuangan Ashanty dan Anang Demi Beri Hadiah Mobil Mewah pada Aurel Hermansyah Terungkap

Di perbincangan media sosial, Yuri berusaha meyakinkan remaja itu dia mengenal pria yang bersedia untuk membayarnya, dan menjamin pria itu aman.

Gadis yang tak disebutkan identitasnya itu kemudian bertolak dari Chuvashia Region ke Moskwa menemui Said, rekan Yuri, yang mengaku bisa mempertemukan si gadis dengan pengusaha.

Dalam pertemuan dengan detektif yang menyamar sebagai pengusaha, Said meminta uang 500.000 ruble, sekitar Rp 111,4 juta. Gadis itu mengaku dia tidak memberi tahu keluarganya.

Seorang penegak hukum kepada harian setempat Komsomolskaya Pravda mengatakan, Said sama sekali tidak tahu jika pengusaha itu merupakan detektif.

Dia terus menjabarkan kepada si detektif bahwa setelah melakukan pembayaran, gadis yang masih duduk di Kelas 11 itu bakal dimiliki oleh si pembeli.

"Said sudah mendiskusikannya sebelum pembayaran," ujar sumber itu. Segera setelah detektif yang menyamar menyerahkan uang, Said langsung dibekuk.

Video yang dirilis memperlihatkan dia dalam keadaan diborgol mengakui perbuatannya. Dalam interogasi, pria 32 tahun itu mengaku tak berniat membayar si gadis.

Adapun si gadis dilaporkan dibawa ke kantor polisi, sebelum kemudian dipindahkan ke klinik di mana psikolog berusaha memulihkan kondisi gadis tersebut.

Sementara Yuri diberitakan masih buron dan belum diketahui keberadaannya.

Berita Ini Juga Ada di KOMPAS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved