OTT KPK di Kepulauan Riau

KPK Sita Barang Bukti Uang 6.000 Dolar Singapura, ini Kasus yang Membelit Gubernur Kepri

Juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan keenam orang yang terjaring OTT itu telah menjalani pemeriksaan awal di Mapolres di Tanjungpinang, Kepri.

KPK Sita Barang Bukti Uang 6.000 Dolar Singapura, ini Kasus yang Membelit Gubernur Kepri
BPost Cetak
BPost edisi, Jumat (12/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan keenam orang yang terjaring OTT itu telah menjalani pemeriksaan awal di Mapolres di Tanjungpinang, Kepri.

Selanjutnya, mereka menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Febri mengungkapkan OTT dilakukan karena KPK menduga akan terjadi transaksi pemberian uang terkait izin lokasi reklamasi yang melibatkan Nurdin.

Baca: Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun Hanya Diam dan Menunduk Saat Tiba di Gedung KPK

Baca: Datangi Nurdin Setelah Kena OTT KPK, Wagub Kepri Isdianto Menitikan Air Mata

Baca: Sempat Heboh dengan Garneta Haruni, Kimmy Jayanti Lahirkan Anak Greg Nwokolo, Ini Namanya

"Informasi yang bisa disampaikan saat ini adalah diduga transaksinya itu terkait dengan kewenangan pemberian izin lokasi untuk rencana reklamasi di Provinsi Kepulauan Riau tersebut," ungkap Febri.

Dalam OTT, tim KPK menyita barang bukti uang 6.000 dolar Singapura dan sejumlah uang dalam pecahan rupiah.

Nilai total uang masih dalam penghitungan petugas.

Dalam OTT, tim KPK didampingi tim Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved