Berita Banjarmasin

Ratusan Driver Online Bakal Demo di Perwakilan Gocar dan Grab Kalsel, Terungkap Ini Penyebabnya

erasa sering tidak diakomodir tuntutan oleh pihak aplikator Grab dan Go Car, Forum Driver Online (FDO) Kalsel memutuskan untuk menggelar aksi

Ratusan Driver Online Bakal Demo di Perwakilan Gocar dan Grab Kalsel, Terungkap Ini Penyebabnya
kompas.com
Ribuan driver GrabBike menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (5/1/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Merasa sering tidak diakomodir tuntutan oleh pihak aplikator Grab dan Go Car, Forum Driver Online (FDO) Kalsel memutuskan untuk menggelar aksi di depan kantor perwakilan mereka pada Selasa (16/7/2019).

Jumlah peserta aksi diperkirakan sekitar 300 orang itu akan membawa isu sama yakni ketidak adilan dirasa oleh driver kepada pihak aplikator.

Ketua Forum Driver Online (FDO) Kalsel, Pandu Setiawan, Jumat (12/7/2019) menjelaskan pihak driver Online merasa banyak kekecewaan dari pihak aplikator.

"Banyak janji yang tak dipenuhi. Suspen seenaknya tanpa kita bisa bela diri.
Insentif dililangkan. Tarif yang dijanjikan akan dinaikkan tapi tetap tidak dinaikan," kata Pandu Setiawan.

Dijelaskan dia, bahwa per hari ini semua yang masuk di keanggotaan FDO sekitar 600 belum lagi di luar anggota FDO itu mematikan aplikasi alias Off bid.

Baca: Bayaran Vanessa Angel Pasca Bebas, Cewek Awalnya Dijerat Kasus Prostitusi Artis Bisa Beli Pulau?

Baca: Masalah Berat Badan Ammar Zoni Setelah Nikahi Irish Bella, Pemain Sinetron Cinta Suci Lakukan Ini

Baca: Raffi Ahmad Minggat Tinggalkan Nagita Slavina Ternyata Pernah Terjadi, Berkaitan Ayu Ting Ting?

"Hampir semua kita anggota di FDO gelar aksi Off bid. Kita belum memutuskan sampai kapan. Selama belum ada respon dari aplikator kita akan terus lakukan Off Bid. Mematikan aplikasi khusus gocar dan grab. Tapi kita narik menggunakan aplikasi lain," kata Pandu Setiawan.

Dijelaskan dia, total ada sekitar 38 driver anggota FDO yang kena suspend, dan itu tidak tau sebabnya apa dan belum tau karena apa.

Meski kita banding dan tanyakan ke kantor perwakilan tetap tak direspon tak bisa menjawab." Meski audiens ke kantor perwakilan mereka, kami percuma tak mendapat penjelasan yang memuaskan," kata dia.

Padahal, tandas Pandu Setiawan, itu pihak aplikator adalah di luar persetujuan awal. Dimana sebelumnya harusnya aplikator memperingatkan.

"Ada peringatan 1,2 dan 3. Tapi ini semua langsung putus mitra. loh ini kan gimana," kata Pandu Setiawan.

Karena itulah pihak driver taksi online akan ada rencana aksi ke kantor grab di km 10 dan di Gocar di Belitung.

"Perkiraan sekitar 300 orang dan sudah layangkan pemberitahuan ke kepolisian. Polres kita sudah masukkan surat untuk Polres Banjar sore ini permohonan izinnya," kata Pandu Setiawan. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved