Cerita Suka Duka Jualan Online

Tak Kenal Libur, Pasar Online dan Medsos Buka 24 Jam!

Seiring ramainya penggunaan internet dan maraknya smartphone, bisnis online pun kian berkembang

Tak Kenal Libur, Pasar Online dan Medsos Buka 24 Jam!
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Bisnis online cukup melalui smartphone 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seiring ramainya penggunaan internet dan maraknya smartphone, bisnis online pun kian berkembang. Tak hanya pedagang besar dengan website sendiri, pedagang kecil pun ikut terlibat di sejumlah pasar online (marketplace).

Selain pedagang, masyarakat dunia maya alias netizen pun jadi mudah memperjualbelikan barang, apakah barang baru, bekas bahkan rongsokan.

Umumnya para netizen memanfaatkan marketplace macam Bukalapak, OLX, Tokopedia dan lainnya. Adapula yang menggunakan media sosial (medsos) di antaranya Facebook, Instagram, grup chatting.

Budi, warga Jl Manggi, Banjarmasin, salah seorang pedagang online mengatakan, ia sebenarnya punya blog sendiri yang memajang foto-firo produk jualannya, namun untuk memperluas promosi ia tawarkan juga di marketplace dan medsos.

Baca: KPK Sita Barang Bukti Uang 6.000 Dolar Singapura, ini Kasus yang Membelit Gubernur Kepri

Baca: Wisata Pantai Ujung Pandaran Terus Dibenahi, Supian Hadi Bangun Dermaga Wisata Rp35 Miliar

Baca: Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun Hanya Diam dan Menunduk Saat Tiba di Gedung KPK

Baca: Datangi Nurdin Setelah Kena OTT KPK, Wagub Kepri Isdianto Menitikan Air Mata

"Tidak susah mendaftar di marketplace, namun karena pasang iklannya gratis maka ada batasan waktu penayangan. Sedangkan di medsos yang juga gratis memang tidak ada batas waktu tapi postingan jualan kita harus rajin di-up alias disundul supaya tetap teratas," jelas penjual video tutorial ini.

Keuntungan berjualan online adalah penawaran atau iklan tayang nonstop 24 jam. Selain tak perlu tempat nyata macam kios atau toko secara fisik, hanya bermodal foto barang dan gadget.

Kekurangan jualan online adalah proses negosiasi (jika harga masih bisa nego) yang kadang alot dan transaksi yang tidak semua pembeli mau segera membayar.

Mengenai sistem pembayaran, umumnya dilakukan secara transfer atau bisa juga bayar di tempat saat penjual dan pembeli bertemu, istilahnya COD (cash on delivery).

Baca: Kans Ahok BTP Jadi Menteri Jokowi & Maju di Pilpres 2024 Kata Pakar, Didampingi Puput Nastiti Devi?

Baca: Komjen Pol Mochammad Iriawan : Saya Memang Pernah ke Rumah Novel Baswedan

Baca: Potongan Uang Kuliah Tunggal Dihapus, Mahasiswa Akhir ULM Protes ke Rektorat

"Transfer itu jika jarak pembeli dan penjual terpaut jauh, antar kota atau provinsi. Kalau COD adalah untuk yang satu wilayah," terang Budi.

Transfer bisa langsung full bayar kemudian barang dikirim atau ada juga uang muka dulu dengan persentase seusai kesepakatan pembeli dan penjual, kemudian setelah barang datang dibayar sisanya.

Apa saja barang yang dijual netizen di pasar online maupun medsos? Pastinya sangat beragam, mulai A sampai Z seperti halnya toko serba ada. Mari kita simak tulisan berikutnya. (Banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved