Serambi Ummah

Waspada Penyakit Berbahaya, Jemaah Haji Dianjurkan Tidak Dekat Hewan dan Selalu Mengenakan ini

KESEHATAN dan fisik menjadi modal utama calon jemaah haji, agar bisa menjalani seluruh prosesi peribadatan haji, baik rukun dan wajib

Waspada Penyakit Berbahaya, Jemaah Haji Dianjurkan Tidak Dekat Hewan dan Selalu Mengenakan ini
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Suasana kedatangan Jemaah Calon Haji HSS di Embarkasi Haji 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - KESEHATAN dan fisik menjadi modal utama calon jemaah haji, agar bisa menjalani seluruh prosesi peribadatan haji, baik rukun dan wajib maupun yang sunah.

Bagaimana menjaga kesehatan, sehingga selalu fit dan dapat menunaikan seluruh ibadah di tanah suci? Menurut Kadinkes Prov Kalsel, H Muslim ada yang harus diwaspadai oleh jemaah haji dan menjadi tips ketika di tanah suci.

"Diprediksi cuacanya cukup panas tinggi, kita imbau untuk mengkonsumsi air putih yang banyak. Selain itu, juga kita siapkan alat semprot untuk disemprotkan ke tubuh agar badan tak begitu panas. Jadi, kalau jalan bisa disemprotkan ke tubuh kita," katanya.

Pihaknya juga mengimbau untuk bawa obat-obatan secukupnya, guna kelancaran tim kemah haji, juga sediakan tim medis pendamping.

Baca: Dilepas Gubernur Kalsel, JCH Kota Kandangan Mengawali Penerbangan Perdana ke Madinah

Baca: Pose Seksi Nikita Mirzani Saat Sindir Keras Galih Ginanjar di Kasus Fairuz A Rafiq, Rey & Pablo?

Baca: Pesan Kemenag Kalsel untuk Para Duta Muslimin Indonesia di Tanah Suci

Baca: Hubungan Sebenarnya Vanessa Angel dengan Doddy Sudrajat Pasca Jane Shalimar Sebut Sang Ayah Marah

Selain keperluan reguler, Muslim juga menyampaikan jemaah harus mewaspadai emergency desease, yang dapat menimbulkan kerawanan yang bisa menular ke jamaah haji Indonesia.

"Karena banyaknya orang di sana, semisal MERS CoV, kita mengimbau jemaah agar tidak dekat dengan hewan di sana dan juga bawa masker," sarannya.

Sejauh ini, Muslim berujar, belum ada vaksin yang tersedia untuk melindungi jemaah haji terhadap Mers CoV.

"Yang kita berikan vaksin sebelumnya itu, adalah vaksin meningitis. Vaksin Flu belum," katanya menjelaskan.

Dilaporkan, ada 63 persen jemaah haji yang punya risiko tinggi, karena faktor usia dan macam risikonya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved