Bumi Sanggam

Bupati Ansharuddin Inginkan Kopi Desa Liyu Bisa Dikembangkan Jadi Produk Unggulan

Potensi kopi lokal yang ada di Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, diharapkan bisa lebih dikembangkan.

Bupati Ansharuddin Inginkan Kopi Desa Liyu Bisa Dikembangkan Jadi Produk Unggulan
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Bupati Balangan H Ansharuddin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Potensi kopi lokal yang ada di Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, diharapkan bisa lebih dikembangkan.

Bahkan Bupati Balangan H Ansharuddin, mengharapkan, kopi ini bisa menjadi produk unggulan yang bisa menggerakan ekonomi masyarakat Desa Liyu.

Menurut Ansharuddin, pengembangan komoditi kopi lokal dari Desa Liyu ini harus terus dilakukan.

Misalnya, dengan membuat beberapa varian rasa, seperti rasa original, pasak bumi, jahe dan lainnya.

"Ini merupakan komoditi yang potensial untuk dikembangkan menjadi ekonomi kreatif masyarakat," jelasnya.

Hanya saja untuk bisa mewujudkan itu memang membutuhkan adanya upaya pembangunan yang lebih kreatif dalam rangkaian agribisnis kopi dan keragaman produk turunanya maupun keragaman mutu hasil dari kopi itu sendiri.

Pemerintah sendiri, menurut Bupati, tentu akan selalu berusaha untuk membangkitkan kreativitas masyarakat dalam meningkatkan perekonomian, tidak terkecuali terkait potensi kopi ini.

“Untuk lebih mengenalkan kopi Liyu ini, mimimal nanti saat acara Mesiwah Pare Gumboh, kopi Liyu ini disuguhkan sebagai salah satu sajian bagi pengunjung acara,’’ pintanya.

Acara adat Mesiwah Pare Gumboh ini sendiri direncanakan akan dihelat
masyarakat adat Dayak Deah yang mendiami Desa Liyu Kecamatan Halong,
pada 26-28 Juli 2019 mendatang.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Mesiwah Pare Gumboh Megi Raya Suseno, menyampaikan, kopi Liyu memang sudah disiapkan untuk disajikan saat acara nanti.

“Kita memang sudah menyiapkan sajian kopi khas Liyu ini menjadi salah satu sajian tradisional yang akan disuguhkan saat acara Mesiwah Pare Gumboh nanti,’’
ujarnya.

Pihaknya juga untuk melakukan pengembangan komoditi kopi khas desanya tersebut.

Namun saat ini, lanjut dia, desanya tengah giat mempersiapkan diri untuk bisa menjadi salah satu desa wisata di Bumi Sanggam.

“Kita berkeinginan desa Liyu menjadi desa wisata ternama, bukan hanya di Balangan atau Kalsel tapi juga Indonesia atau bahkan dunia nantinya,’’ katanya. (*/aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved