Ekonomi dan Bisnis

Dalam 5 Tahun Telah Kucurkan Dana Rp 500 Juta, Pertamina Tawarkan Program Kemitraan UMKM Kalsel

Salah satu kewajiban dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah membantu dan mendorong percepatan kemandirian masyarakat yang adil

Dalam 5 Tahun Telah Kucurkan Dana Rp 500 Juta, Pertamina Tawarkan Program Kemitraan UMKM Kalsel
banjarmasinpost group/ mariana
Sosialisasi Kemitraan dan Pelatihan UMKM Kalsel 2019, yang digelar oleh Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel, bertempat di Kantor Pusat Bank Kalsel, Sabtu (13/7/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Salah satu kewajiban dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah membantu dan mendorong percepatan kemandirian masyarakat yang adil, makmur dan merata melalui pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebagaimana sesuai dengan Peraturan Menteri Dan Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor Per – 02/MBU/7/2017. PT Pertamina (Persero) dalam hal ini juga ikut andil dalam membangun perekonomian masyarakat terutama dalam mendukung UMKM melalui program kemitraan.

Hal tersebut yang dilakukan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan bekerjasama dengan Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalimantan Selatan, menggelar Sosialisasi Program Kemitraan dan Pelatihan UMKM Kalsel Tahun 2019 dengan tema "Naik Kelas UMKMnya, Maju Ekonomi Banua", di Kantor Pusat Bank Kalsel, Sabtu (13/07/2019).

Baca: NEWSVIDEO Menjamu Bali United di Stadion Demang Lehman, Pelatih Barito Putera Targetkan Poin Penuh

Baca: Kenang Masa Lalu dengan Syahrini, Anang Hermansyah Digoda Ashanty & Aurel, Ini Reaksi Arsy?

Baca: Sambut Era Revolusi Industri 4.0, Koperasi Serba Usaha Sungai Kihung Lestari Balangan Lakukan Ini

Sebanyak 100 lebih UMKM asal Kalimantan Selatan hadir untuk mendapatkan informasi mengenai program kemitraan yang ada di PT Pertamina (Persero). Para peserta adalah pelaku UMKM mulai dari usaha makanan, aksesoris, kain, jasa hingga beragam usaha lainnya.

Region Manager Communication & CSR Kalimantan Heppy Wulansari mengatakan, sosialisasi ini merupakan bentuk kegiatan untuk membantu UMKM daerah agar terus dapat mengembangkan usahanya melalui sejumlah pinjaman yang diberikan oleh Pertamina.

"Selama lima tahun terakhir penyaluran Program Kemitraan di Kalimantan Selatan baru mencapai 500 juta, karena itulah kami buka selebar-lebarnya kepada pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra binaan kami," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Untuk menjadi mitraan binaan Pertamina, syaratnya yakni usaha milik Warga Negara Indonesia, total penjualan pertahun maksimum Rp 2,5 Miliar, kekayaan bersih maksimum Rp500 Juta rupiah, usaha sudah berjalan minimum enam bulan dan punya potensi berkembang.

Selain itu, harus usaha milik sendiri atau bukan anak perusahaan atau berafiliasi dengan usaha besar, badan usaha merupakan perseroan dan tidak berbadan hukum, serta belum memenuhi persyaratan perbankan.

Setelah syarat tersebut telah dipenuhi, tim dari Pertamina akan melakukan survey untuk dinilai mengenai kelayakan diberikan pinjaman atau tidak.

Jika disetujui maka akan dilanjutkan dengan tanda-tangan kontrak. Bagi UMKM Kalsel yang berminat menjadi mitra binaan Pertamina dapat mengunjungi Rumah Kreatif BUMN di Taher Square atau mengirim email ke contactpertamina6@mitrakerja.pertamina.com.

Untuk pinjaman dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kesanggupan dari calon mitra binaan dengan jasa administrasi tiga persen pertahun saldo menurun selama maksimal jangka waktu tiga tahun pengembalian.

“Kita tidak ada bunga, tetapi jasa administrasi yang sebenarnya digunakan kembali untuk biaya pembinaan mitra seperti pelatihan dan keikusertaan mitra dalam pameran dalam dan luar negeri.” Imbuh Heppy.

Pada kesempatan ini, materi mengenai program kemitraan Pertamina disampaikan oleh Silvani Maiyestuhariani, Officer CSR & SMEPP Pertamina Kalimantan.

Sementara itu, Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Budi Santoso menuturkan, saat ini sudah ada 5-10 produk UMKM lokal yang dipasarkan di Alfamart area Kalsel.

"Kami membuka kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, kami siap menampung dan tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi di antara dari segi kemasan atau packaging, stok barang, dan lainnya," tukas Budi. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved